Diduga Terprovokasi, OTK Bakar Disdukcapil dan Serang Mako Polres Dogiyai
DOGIYAI, Putrabhayangkara.id — Situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai kembali memanas setelah sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) diduga melakukan pembakaran Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Dogiyai, Minggu (23/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIT di Kampung Ekemenida, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai. Satu unit bangunan Kantor Disdukcapil dilaporkan terbakar setelah didatangi kelompok OTK. Api dengan cepat membesar dan membakar bagian utama bangunan.
Situasi kemudian berkembang ketika kelompok tersebut bergerak mendekati Mako Polres Dogiyai. Mereka melakukan aksi penyerangan dengan menggunakan anak panah, petasan atau kembang api, serta melemparkan batu ke arah markas kepolisian.
Informasi awal di lapangan menyebutkan, aksi tersebut diduga merupakan bagian dari upaya provokasi yang sebelumnya dilakukan kelompok bersenjata terhadap masyarakat di wilayah Ikimanida. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak yang bertanggung jawab.
Polri menegaskan tidak akan terpancing oleh aksi provokasi yang berpotensi memperkeruh situasi dan mengganggu keamanan masyarakat. Langkah pengamanan dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan upaya pencegahan agar eskalasi tidak semakin meluas.
Mengantisipasi perkembangan situasi, seluruh personel Polres Dogiyai bersama personel BKO Brimob Polda Papua dan BKO Brimob Polda Papua Barat disiagakan dalam kondisi Siaga 1. Personel menempati sejumlah titik pengamanan dan penyekatan di sekitar perimeter Mako Polres Dogiyai.
Personel gabungan juga melakukan penghalauan dan mendorong kelompok OTK agar tidak mendekati batas perimeter aman Mako. Pemantauan terhadap pergerakan massa terus dilakukan, termasuk di sekitar Kampung Ekemenida dan sejumlah akses jalan utama.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta tidak ikut dalam aksi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Hingga laporan awal ini dibuat, Mako Polres Dogiyai berada dalam pengamanan ketat personel gabungan Polres Dogiyai dan BKO Brimob. Situasi di sekitar Mako dilaporkan masih dalam pemantauan dan pengendalian aparat.
Sementara itu, data terkait kerugian material, kemungkinan korban jiwa maupun luka, serta perkembangan situasi di lapangan masih dalam proses pendataan dan akan disampaikan setelah informasi terverifikasi.
MPB ABIRAYANTI
