September 25, 2026

Desa Bunder Perkuat Program Ketahanan Pangan Bersama Bumdes Mitra Maju Bersama

PURWAKARTA, putrabhayangkara.co.id –

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat.dengan mengelola potensi desa secara produktif ,menciptakan lapangan kerja menambah pendapatan asli desa ( PADes) serta menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa melalui penyediaan barang dan jasa yang di butuhkan warga, serta layanan untuk pihak luar dengan standar pasar.
Dengan adanya program Ketahanan pangan milik Bumdes Mitra Maju Bersama Desa Bunder Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta telah berjalan sesuai Program Ketahanan pangan berupa Pembesaran/penggemukan Domba sebanyak 28 ekor yang di kelola oleh 4 orang dari warga kelompok tani Mitra Maju Bersama.pada Senin,22 Desember 2025.

Edi Junaedi sebagai ketua penanggung jawab di lapangan menyampaikan ke Media Putrabhayangkara”saya bersama empat orang warga kelompok tani Mitra Maju Bersama sedang mengelola program ketahanan pangan berupa penggemukan domba pertama awal pembelian dari harga 1,6 juta yang baru berumur 7-8 bulan , sekarang sudah berumur 1 tahun sudah mulai besar dan Alhamdulillah domba dombanya sehat sehat semua,sudah bisa kita jual seharga 2,4 juta sampe 2,7 juta tergantung besar kecilnya domba , maka jika ada yang butuh domba buat aqiqah ataupun qurban nanti bisa datang langsung beli di sini, dan ini bukan untuk warga desa bunder saja, namun bisa juga untuk umum,”ujarnya.

Kemudian dilanjut oleh Lia Mariana sebagai Bendahara Perwakilan dari Ketua Bumdes menyampaikan bahwa” dari persentase dana desa untuk Bumdes kita mendapatkan 20% maka total dana desa sekitar 275 juta di alokasikan untuk ketahanan pangan kita berperan vital dalam mengelola program yang produktif dan berkelanjutan sehingga kita saat ini buat program ketahanan pangan,hewani dan nabati, sekarang ada di hewani yaitu pembesaran domba, pengelolaan gabah ke beras dari hasil penggilingan, kebetulan dari gabah dan beras Bumdes kita belum panen, sementara saat ini kita kerjasama dengan Bumdes pasawahan kemudian beras tersebut kita packing lalu kita suplai kerjasama dengan koperasi merah putih,sehingga untuk semua program yang di kelola kelompok tani sistemnya bagi hasil dan nanti pada saat panen, disitu kita bisa bagi 60% ke petani dan 40% ke Bumdes,” pungkasnya Lia Mariana Bendahara Bumdes Mitra Maju Bersama Desa Bunder.(Monna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *