September 30, 2026

Cegah Karhutla Tim Patroli Terpadu TNI Polri Dan Manggala Agni Sisir Desa Muara Medak Bayung Lencir Muba Sumsel

Compress_20260930_134407_7987

 

Musi banyuasin_putrabhayangkara.id Upaya pencegahan kebakaran hutan dan (karhutla) terus digencarkan di desa muara medak kecamatan Bayung lincir kabupaten Musi Banyuasin.

Tim patroli terpadu yang terdiri dari POLRI TNI Manggala Agni daops Sumatera XV/Musi Banyuasin bersama masarakat perduli api (MPA) patroli di lakukan di desa muara medak kecamatan Bayung lencir Rabu (30/9/2026)

Kegiatan patroli dilaksanakan di desa muara medak kecamatan Bayung lencir tim patroli terdiri dari Alfarobi sebagai ketua,tim
fangky Prabowo (Manggala Agni) sertu rock kameron (TNI) Aiptu Afrizal (polri)dan Ahmad Rifa’i ( masyarakat peduli api).

Dari hasil pemantauan di lapangan info hotspot dinyatakan nihil namun tim menemukan areal lawan karputla seluas 1,5 hektare dengan vegetasi semak belukar dan Sepang kondisi kadar air bahan bakar terpantau kering dengan jenis tanah mineral dan potensi kebakaran kategori sedang lokasi areal rawan tersebut berada di koordinat S-1.88984E 103.81008.

Selain melakukan pemetaan wilayah rawan tim juga melakukan pemetaan sumber air merupakan kanal sepanjang 300 meter dengan lebar 2 m dan kedalaman 230 cm dikoordinat S-1.93779 E
103.83453. tinggi muka air terpantau 95 cm dan sudah mengalami penurunan.

Tim juga melaksanakan sosialisasi dan penyadartahuan bahaya karbohidlah kepada warga desa muara medak bapak Amri di koordinat S-1.93652 E 103.83455.
Kondisi cuaca di desa muara medak terpantau perawan hingga cerah dengan suhu berkisar 31 hingga 34 derajat Celcius

Dari kesimpulan di lapangan tim patroli terpadu telah melaksanakan tiga aksi utama yakni pemetaan sumber air pemetaan area rawan serta sosialisasi dampak kahutla kepada masyarakat.

Berdasarkan penataan tertinggi muka air pada sumber air sudah mengalami penurunan cuaca panas terik dan minimnya curah hujan membuat vegetasi di lapangan menjadi sangat kering untuk itu pendekatan intensif kepada pemilik lahan dan warga sekitar terus dilakukan agar ikut menjaga dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Kegiatan patroli dan himbauan dan edukasi ini akan terus ditingkatkan secara konsisten untuk meminimalkan resiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah muara medak dan sekitarnya.

(RUSLAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *