Calon Anggota BPD Desa Gempol Wasim: Sosok Sederhana yang Siap Menjadi Jembatan Aspirasi Warga
Putrabhayangkara id//Karawamg – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Gempol menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam menentukan sosok yang akan mewakili suara warga serta mengawal jalannya pemerintahan desa.
Salah satu figur yang mendapat perhatian masyarakat adalah Wasim, yang maju sebagai calon anggota BPD Desa Gempol dengan semangat pengabdian dan komitmen membangun desa yang lebih maju, transparan, dan sejahtera.
Dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan masyarakat, Wasim hadir bukan hanya membawa janji, tetapi menawarkan bukti nyata melalui kepedulian dan keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan mengusung slogan “Tak Banyak Janji, Langsung Memberi Bukti”, ia ingin menunjukkan bahwa pembangunan desa harus diwujudkan melalui kerja nyata dan keberpihakan kepada kepentingan warga.
Menurut Wasim, BPD memiliki peran strategis sebagai lembaga yang menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah desa. Karena itu, anggota BPD harus mampu mendengar, memahami, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab.
Dengan mengusung semangat “Desa Gempol Lebih Racing”, Wasim berharap pembangunan dan pelayanan publik di Desa Gempol dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.
Baginya, kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat, kualitas pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi warga.
Dalam visi yang diusungnya, Wasim menargetkan terwujudnya pemerintahan desa yang transparan, aspiratif, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sebagai calon anggota BPD, Wasim memiliki sejumlah misi yang menjadi landasan perjuangan, di antaranya:
Menjadi penyambung aspirasi masyarakat secara jujur, terbuka, dan bertanggung jawab.
Mengawasi jalannya pemerintahan desa agar sesuai dengan peraturan dan kepentingan masyarakat.
Mendorong transparansi penggunaan anggaran dan pembangunan desa.
Menjalin kerja sama yang baik antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat.
Mendukung program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan kepemudaan.
Mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan desa.
Mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Desa Gempol tanpa membedakan golongan maupun wilayah.
Bagi sebagian masyarakat Desa Gempol, sosok Wasim dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul, terbuka terhadap masukan, dan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan warga. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting bagi seorang anggota BPD yang dituntut mampu menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah desa.
Saat.ditemui dan diwawancarai awak media Jumat 10/7/2026, Wasim menegaskan bahwa apabila dipercaya menjadi anggota BPD, dirinya akan berupaya menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan keadilan.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Saya ingin menjadi wakil masyarakat yang benar-benar hadir, mendengar, dan memperjuangkan kebutuhan warga demi kemajuan Desa Gempol,” ujarnya.
Kontestasi pemilihan anggota BPD bukan sekadar ajang pemilihan perwakilan masyarakat, melainkan bagian dari proses demokrasi desa untuk melahirkan figur-figur yang memiliki dedikasi dan komitmen terhadap kemajuan desa.
Melalui pengalaman, kedekatan dengan masyarakat, serta visi yang diusungnya, Wasim berharap dapat menjadi bagian dari perubahan positif bagi Desa Gempol.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta bersama-sama mewujudkan Desa Gempol yang maju, transparan, dan sejahtera. (Gun)
