Oktober 1, 2026

Bupati Padang Pariaman Audensi Ke Direktorat Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum RI

IMG-20261001-WA0012

 

Jakarta, putra bhayangkara
Id.
Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H. terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pembangunan dan pemulihan infrastruktur di Kabupaten Padang Pariaman.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan dan audiensi bersama jajaran Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bupati JKA didampingi Kepala Dinas PUPR Padang Pariaman El Abdes Marsyam.

Audiensi dihadiri Direktur Jalan Bebas Hambatan Dedy Gunawan, S.T., M.Sc. serta Plt. Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan (SSPJJ) Ir. Erna Wijayanti.

Dalam pertemuan itu, Bupati JKA menyampaikan sejumlah agenda strategis pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan penting bagi Padang Pariaman. Di antaranya, usulan kompensasi lahan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) yang terdampak pembangunan jalan tol, pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan yang terdampak bencana hidrometeorologi, hingga pembangunan jalur dua jalan nasional segmen Lubuk Alung–Sicincin, khususnya Tapakis–Puncak Kiambang.

Menurut Bupati, pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan memiliki posisi strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung pemulihan pascabencana, sekaligus membuka akses dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Harapan kita, usulan yang kita sampaikan ini mendapat perhatian dan dapat ditindaklanjuti pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman siap melengkapi data dan dokumen yang diperlukan,” ujar Bupati JKA.

Pihak Ditjen Bina Marga menyambut baik aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Berbagai usulan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan dan kajian sesuai kewenangan, perencanaan, serta ketentuan yang berlaku.

Bupati JKA menegaskan, Pemkab Padang Pariaman akan terus membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna membuka peluang dukungan pembangunan infrastruktur bagi daerah.

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan pembangunan infrastruktur di Padang Pariaman terus bergerak dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan pemerintah pusat sangat penting. Kita ingin setiap peluang dukungan pembangunan dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat kemajuan Padang Pariaman,” tegasnya.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Padang Pariaman berharap sejumlah kebutuhan strategis infrastruktur dapat memperoleh dukungan pemerintah pusat sehingga konektivitas wilayah, pemulihan pascabencana, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terus diperkuat (KLeo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *