Bupati JKA: Walaupun Efisiensi Anggaran Padang Pariaman Tetap Membangun
Padang Pariaman, putra bhayangkara.id.
Usai menerima penghargaan Sertifikat Warisan Budaya Tak benda Indonesia (WBTbI), dari Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Bupati Kabupaten Padang Pariaman, John Kenedy Azis, langsung mengikuti Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat yang membahas penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Rakor tersebut, dipimpin oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan dihadiri para bupati/wali kota, sekretaris daerah, serta jajaran OPD kabupaten/kota se-Sumatera Barat, pada Selasa 5/8/2025.
Rakor ini menyoroti, implementasi dan percepatan penerapan SPM di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik lainnya.
Dalam forum itu, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan presentasi terkait efisiensi anggaran dan dampaknya terhadap pelaksanaan SPM di daerah.
“Kita tahu bersama, dengan adanya Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi, tentu memberi tantangan tersendiri. Tapi khususnya Padang Pariaman, kami tidak patah semangat,” tegasnya.
“Yang paling kami soroti dalam konteks SPM adalah Dinas PUPR. Kami punya jembatan putus, jalan rusak, masalah. Melalui rakor ini, kami berharap ada sinergi nyata dari pusat untuk membantu kami di daerah,” tambahnya.
“Untuk layanan rumah sakit, Insya Allah kami tidak pernah menolak pasien. Saya sudah sampaikan ke seluruh puskesmas dan RS untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi penguatan sinergi antar pemerintah daerah untuk mendorong pelayanan publik yang merata, efisien, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sumatera Barat.( Leo/k).
