September 26, 2026

BUMDes Siponjot Terima Bantuan Alat Pencacah dan Mixer Kompos dari Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia

Humbang Hasundutan, Sabtu 10 Mei 2025

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan perekonomian berbasis sumber daya lokal. Hal ini tercermin dalam kegiatan penyerahan bantuan alat pencacah dan mixer kompos dari Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Siponjot, Kecamatan Lintongnihuta, pada Jumat (tanggal kegiatan).

Bupati Humbang Hasundutan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan menghadiri acara tersebut bersama sejumlah pejabat daerah, antara lain Kabag Perekonomian Pommer Hutabarat, Kabag Administrasi Pembangunan Adrianus Mahulae, Kabid PSP dan Penyuluhan Dinas Pertanian Ketapang Lenni Sihombing, Camat Lintongnihuta Sabam Sihombing, dan Kepala Desa Siponjot Deka Silaban. Pihak Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia turut hadir mewakili institusi pendidikan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Siponjot Deka Silaban menyampaikan bahwa pihaknya terus membangun kemitraan dengan berbagai institusi guna meningkatkan kapasitas dan produktivitas masyarakat desa. Salah satu kerja sama strategis dijalin dengan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia dalam pengembangan sektor pertanian, setelah sebelumnya bekerjasama dengan Institut Teknologi Del dalam pelatihan bahasa Inggris. Ia menekankan bahwa kebutuhan akan pupuk organik di desa mencapai puluhan ton per tahun, dan kehadiran alat pencacah serta mixer kompos ini diharapkan mampu mendorong kemandirian petani dalam memproduksi pupuk secara lokal.

Mewakili Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, Dr. Ir. Jenny Elisabeth menyampaikan komitmen lembaganya untuk mendukung pertanian berkelanjutan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Ia berharap Desa Siponjot dapat menjadi desa percontohan dalam produksi dan pemanfaatan pupuk organik serta menginspirasi desa-desa lainnya di wilayah tersebut.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan mewakili Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kolaborasi yang telah terjalin selama tiga tahun terakhir antara Desa Siponjot dan Politeknik Wilmar. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan misi Kabupaten Humbang Hasundutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong perekonomian berbasis potensi lokal.

Ia juga mengingatkan pentingnya rasa tanggung jawab dari seluruh elemen masyarakat, khususnya pengelola BUMDes, dalam memanfaatkan bantuan tersebut. “Banyak program bantuan yang gagal karena tidak adanya rasa memiliki dan kurangnya manajemen yang berkelanjutan. Alat pencacah ini harus dikelola secara profesional agar menjadi sumber pendapatan baru bagi BUMDes,” tegasnya.

Kolaborasi antara pemerintah desa, dunia pendidikan, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata pembangunan partisipatif yang bertumpu pada potensi lokal, dengan harapan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kemandirian ekonomi pedesaan.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *