September 26, 2026

BRNR Audiensi ke Pemkab Toba, Sampaikan Rencana Pendirian Dapur Bergizi Gratis

 

 

Toba, Selasa 19 Agustus 2025

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Relawan Nusantara Raya (BRNR) Kabupaten Toba melakukan audiensi resmi dengan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, untuk menyampaikan niat mereka mendirikan dapur bergizi gratis bagi masyarakat Kabupaten Toba. Audiensi berlangsung pada Selasa sore, bertempat di Kantor Bupati Toba.

Ketua DPC BRNR, Mikael Tambunan, menjelaskan bahwa pendirian dapur bergizi ini merupakan hasil kolaborasi dengan BGN, dan akan dikelola oleh Yayasan Martua Relawan Nusantara Raya. Tujuan program ini adalah menyediakan makanan bergizi secara gratis, khususnya untuk anak-anak sekolah dan keluarga kurang mampu.

“Dimana kami berkolaborasi dengan BGN dalam rangka pendirian dapur di Toba ini, jadi kami mohon arahan dan petunjuk dari Pak Wakil,” ujar Mikael. Ia menambahkan bahwa yayasan akan bertanggung jawab penuh terhadap operasional dapur, termasuk persiapan bahan makanan, pengolahan, hingga distribusi.

Wakil Bupati Toba menyambut baik niat BRNR. Ia mengapresiasi langkah konkret yang ditunjukkan organisasi tersebut, mengingat selama ini banyak pihak yang menawarkan wacana serupa namun tidak pernah terealisasi.

“Terimakasih sudah bersedia. Karena memang selama ini banyak yang berniat tetapi sampai sekarang tidak ada yang beroperasi,” kata Audi Murphy. Ia menekankan bahwa pendirian dapur bergizi gratis (MBG) memerlukan standar ketat, baik dari sisi bangunan, peralatan, juru masak, hingga distribusi makanan.

“Ini standar ketat. Tidak seperti catering yang hanya untuk pesta. Bangunan dapurnya harus memenuhi syarat teknis, peralatan lengkap, tenaga juru masak terlatih, dan distribusi yang jelas. Jika tidak memenuhi standar, kegiatan tidak bisa dijalankan atau tidak dibayar. Jadi tidak semudah yang kita bayangkan,” tambah Wakil Bupati.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Toba juga menyatakan kesiapan membantu BRNR dalam hal data dan pemetaan. Data jumlah siswa, lokasi sekolah, dan wilayah yang membutuhkan dapat dipinjamkan oleh pemerintah agar distribusi makanan lebih tepat sasaran. “Kalau soal data sekolah, jumlah siswa, dan lokasi, kita bisa bantu supaya nanti memudahkan Bapak-Ibu melakukan pemetaan,” jelas Wakil Bupati.

Rencana pendirian dapur bergizi gratis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kalangan pemerintah. Program ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi warga, tetapi juga menjadi pilot project program sosial berkelanjutan yang bisa direplikasi di wilayah lain.

Selain itu, kolaborasi dengan yayasan dan lembaga lain diharapkan memperkuat kapasitas BRNR dalam pelaksanaan program, sehingga dapur bergizi ini benar-benar dapat berjalan dengan standar kualitas yang tinggi dan berdampak nyata bagi penerima manfaat.

Program MBG ini diyakini akan membantu mengatasi masalah gizi di kalangan anak-anak sekolah, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses makanan bergizi. Dengan dukungan Pemkab Toba, dapur bergizi ini memiliki potensi untuk menjangkau ratusan hingga ribuan warga setiap bulannya.

Wakil Bupati mengingatkan, meski dukungan pemerintah tersedia, keberhasilan program tetap bergantung pada manajemen, pengawasan, dan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan. Hal ini untuk memastikan setiap makanan yang disajikan aman, sehat, dan bergizi.

“Kalau semua unsur terpenuhi, program ini akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. BRNR menunjukkan inisiatif dan tanggung jawab sosial yang patut diapresiasi,” pungkas Audi Murphy.

Dengan perencanaan yang matang, kolaborasi lintas lembaga, dan dukungan pemerintah, dapur bergizi gratis ini diharapkan dapat segera terealisasi. Program ini menjadi salah satu contoh nyata sinergi antara organisasi relawan dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi sosial yang langsung dirasakan masyarakat Kabupaten Toba.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Jonaer Silaban. S.Pd
(MC Toba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *