September 26, 2026

Bojonegoro Festival Daur Ulang 2025 Jadikan Embrio Event Tahunan Pemkab

Bojonegoro, putrabhayangkara.id. Selasa, 25 Maret 2025 adalah tonggak awal Ekonomi Hijau di kabupaten Bojonegoro di tancapkan melalui Event BFDU (Bojonegoro Festival Daur Ulang).

Event ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan bertanggung jawab.

Sampah telah menjadi masalah lingkungan yang signifikan di berbagai daerah, baik di perkotaan maupun perdesaan, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan, kualitas hidup, dan kelestarian alam.

Masalah sampah yang semakin kompleks, seperti tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir, pencemaran sungai dan laut, serta penurunan kualitas udara akibat pembakaran sampah, memerlukan perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat.

Dalam rangka mendukung upaya tersebut, diperlukan pendidikan dan sosialisasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan sektor swasta, untuk bersama-sama berperan dalam mengurangi jumlah sampah dan mengelolanya dengan bijak.

Kegiatan ini akan melibatkan berbagai pihak, seperti sekolah, komunitas lingkungan, pemerintah daerah, dan masyarakat luas, guna memastikan bahwa ada HPSN ( Hari Peduli Sampah Nasional ) yang setiap tahunnya diperingati tercapai secara maksimal, maka dilakukanlah kegiatan ini. Dan diharapkan dapat mewujudkan Bojonegoro bersih pada khususnya dan Indonesia yang lebih bersih pada umumnya, serta sehat, dan ramah lingkungan.

Kegiatan kali ini bertemakan “Tuntas Mengolah Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat”

Eddy Sis selaku ketua panita sekaligus pencetus BFDU (Bojonegoro Festival Daur Ulang) mengatakan bahwa dibutuhkan sinergitas pecinta lingkungan dengan pemerintah daerah.

Dan dalam sambutan terpisahnya Eddy Sis yang juga Ketua Pembina Team Bank Sampah Digital yang menyabet Satu Indonesia Award ke 13 tingkat propinsi bidang teknologi dengan menyisihkan belasan ribu peserta seIndonesia mengatakan bahwa event kali ini menampilkan beberapa macam lomba seperti fashion show dari barang bekas, lomba cipta kreasi daur ulang dan lomba video lingkungan serta lomba musik dari barang bekas.

Dari data yang dihimpun awak media pada hari ini Rabu, ( 26 / 3 / 2025 ) melalui pesan whatshaap, bahwa pelaksanaan giat tersebut berlangsung meriah mulai pukul 20.00 wib – 22.00 wib pada hari Selasa, ( 25 / 3 / 2025 ) menempat di Go Fun Bojonegoro.

Beberapa lembaga yang peduli lingkungan ikut berperan dalam event BFDU 2025 seperti Bank Sampah Bojonegoro, Yayasan Daya Tumbuh Indonesia (YDTI), Patriot Hijau, Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKKI), Yayasan Teman Penggerak Indonesia (YTPI) serta Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).

Hadir diacara tersebut istri Bupati Bojonegoro, sekaligus sebagai ketua PKK Bojonegoro, bunda Prof. Dr. Sri Budi Cantika Yuli, SE, MM.

Dalam sambutannya bunda Cantika menekankan pentingnya management sampah dari hulu hingga hilir, “Sebagai seorang akademisi yang pernah lama tinggal di Belanda, sekaligus pemerhati lingkungan sesuai disiplin ilmu yang saya tekuni, bahwa tinggal beberapa tahun lagi kita diharuskan memaksimalkan mengolahan dan pemanfataan serta penggunaan sampah secara sistimatis ”, ungkapnya disesi sambutan kedua diacara BFDU 2025.

Wakil Bupati Bojonegoro, Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M. sebelum membuka event BFDU 2025 dalam sambutamnya menyampaikan bahwa BFDU 2025 adalah embrio kegiatan yang berkelanjutan, “ Event kali ini bertepatan dengan bulan Ramadhan dan masuk dalam rangkaian acara Gebyar Ramadhan yang diselenggarakan di pusat hiburan Masyarakat Bojonegoro Go Fun, diharapkan di tahun mendatang kegiatan ini di adakan out door sehingga dinikmati masyarakat luas serta diikuti oleh segenap kelompok bank sampah yang berjumlah ratusan di kabupaten Bojonegoro”, ungkapnya sekaligus membuka event BFDU 2025.

Dalam penilaian yang melibatkan juri independent ditetapkan beberapa kategori lomba, berikut daftar pemenang sesuai kategori : Juara 1 BFDU 2025 kategori Fashion Show peserta dengan urut 3, sementara juara 2 peserta nomer urut 13, sedangkan juara 3 peserta nomer urut 7, untuk kategori lomba Cipta Kreasi Daur ulang juara 1 peserta dengan urut 2, sementara juara 2 peserta nomer urut 1, sedangkan juara 3 peserta nomer urut 3, dan kategori lomba perkusi daur ulang atau alat music dengan bahan bekas pakai juara 1 peserta dengan urut 2, sementara juara 2 peserta nomer urut 1, sedangkan untuk kategori lomba video lingkungan juara 1 RA. Mamba’ul huda, sementara juara 2 RA Kuniran, sedangkan juara Nurur Rohim. ( Team BJN ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *