Bhabinkamtibmas Sambangi Warga Dan Berikan Edukasi Kepada Anak-anak Kampung Igari Tolikara
Tolikara (Karubaga), Papua Pegunungan, MPB — Polres Tolikara melalui Satuan Binmas terus menunjukkan pendekatan humanis kepada masyarakat pedalaman Papua Pegunungan. Pada Rabu (27/5/2026), personel Binmas melaksanakan kegiatan sambang dan edukasi kepada warga serta anak-anak di Kampung Igari, Distrik Wenam, Kabupaten Tolikara.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut dipimpin oleh Kanit Bintibsos BRIPKA Mazmur Matuan bersama Kanit Bhabinkamtibmas BRIPKA Thomas A.S. Fonataba. Kehadiran aparat kepolisian disambut hangat masyarakat setempat, termasuk para tukang ojek, pemilik kios, hingga anak-anak kampung.
Selain menyampaikan pesan kamtibmas, anggota Binmas juga memberikan edukasi dasar kepada anak-anak terkait pengenalan mata uang Rupiah pecahan Rp. 1.000 dan Rp. 2.000. Edukasi ini diberikan karena masih banyak anak-anak di kampung-kampung Kabupaten Tolikara yang belum mengenal nominal uang Rupiah, baik pecahan kecil maupun besar.
Tiga anak yang mendapat edukasi langsung dalam kegiatan tersebut yakni Imanuel Kogoya, Anton Yikwa, dan Rivaldo Weya. Dengan metode sederhana dan pendekatan kekeluargaan, personel Binmas mengenalkan bentuk, warna, serta nilai uang Rupiah agar anak-anak lebih memahami fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pendidikan dasar anak-anak di wilayah pedalaman. Kami ingin mereka perlahan mengenal mata uang Rupiah dan memahami penggunaannya sejak dini,” ujar BRIPKA Mazmur Matuan di sela kegiatan.
Dalam kegiatan sambang tersebut, personel Binmas juga berdialog dengan seorang tukang ojek bernama Yusuf di pangkalan ojek Kampung Igari. Dalam percakapan itu, Yusuf menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang gelap pada malam hari karena minim penerangan.
“Kalau malam hari di sekitar sini sangat gelap karena tidak ada lampu penerangan. Situasi ini kadang dimanfaatkan oknum untuk melakukan pemalakan atau begal,” ungkap Yusuf kepada petugas.
Menanggapi hal itu, BRIPKA Thomas A.S. Fonataba menyampaikan bahwa informasi tersebut akan diteruskan kepada pimpinan agar daerah rawan dapat menjadi perhatian patroli dialogis Polres Tolikara.
“Kami berterima kasih atas informasi yang diberikan masyarakat. Kami akan melaporkan kepada pimpinan sehingga personel dapat meningkatkan patroli dialogis di jam-jam rawan. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila terjadi gangguan kamtibmas,” kata BRIPKA Thomas.
Tidak hanya itu, personel Binmas juga mengingatkan pemilik kios dan penjaga konter HP untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memasang CCTV dan menghindari aktivitas sendirian pada malam hari.
Saat melaksanakan patroli dialogis di Kampung Igari, anggota Bhabinkamtibmas juga bertemu dengan warga Musa Weya dan Ronal Jikwa. Keduanya menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi yang aktif menjaga keamanan kampung.
“Selama ini situasi di Kampung Igari masih aman dan tertib karena anggota Bhabinkamtibmas rutin melakukan patroli dialogis dan humanis,” ujar Ronal Jikwa.
Hal senada juga disampaikan Musa Weya yang mengaku masyarakat kini merasa lebih aman saat beraktivitas.
“Kami masyarakat merasa aman saat berdagang di pasar, para ojek juga nyaman mencari penumpang, dan warga yang beraktivitas di sekitar Kampung Igari merasa lebih tenang,” katanya.
Kegiatan sambang dan edukasi tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan semakin mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan warga, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Tolikara.
Penulis : Ardi
