AKBP Muh. Mukabsi: Terima Kasih untuk Pengabdian, Tetap Jaga Nama Baik Institusi
Sebuah apel pagi menjadi momen terakhir AKBP Muh. Mukabsi memimpin jajaran Polres Mamberamo Tengah. Di balik barisan yang rapi, tersimpan pesan tentang loyalitas, kebersamaan, dan warisan kepemimpinan yang akan terus dikenang.
MAMBERAMO TENGAH — Suasana berbeda terasa di Lapangan Mapolres Mamberamo Tengah. Tidak sekadar apel rutin, pertemuan itu menjadi panggung perpisahan bagi Kapolres Mamberamo Tengah, AKBP Muh. Mukabsi, M., S.Sos., M.M., yang untuk terakhir kalinya berdiri di hadapan personelnya sebagai pemimpin apel.Senin pagi, (27/7/ 2026).
Di bawah langit Papua Pegunungan yang tenang, seluruh personel Polres Mamberamo Tengah hadir dalam suasana penuh khidmat. Wakapolres Kompol Sigit Susanto, S.H., S.I.K., para pejabat utama, serta seluruh anggota menjadi saksi sebuah akhir perjalanan kepemimpinan yang telah dibangun melalui kerja keras, kedisiplinan, dan kebersamaan.
Apel diawali dengan laporan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama 1×24 jam yang disampaikan PS. Pamapta III Bripka Musa Halitopo. Laporan tersebut menggambarkan kondisi wilayah hukum Polres Mamberamo Tengah yang tetap aman dan kondusif. Setelah itu, seluruh peserta apel mengucapkan Tribrata dan Catur Prasetya serta memanjatkan doa bersama sebagai pengingat akan nilai pengabdian yang menjadi fondasi setiap langkah insan Bhayangkara.
Dalam amanatnya, AKBP Muh. Mukabsi mengajak seluruh personel untuk terus memaknai tugas sebagai bentuk pengabdian. Ia mengingatkan bahwa kesehatan, kesempatan, dan kepercayaan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa merupakan kekuatan utama dalam menjalankan tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Dengan nada penuh penghargaan, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan kekompakan yang telah ditunjukkan selama masa kepemimpinannya.
“Keberhasilan dalam menjalankan tugas bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan seluruh anggota yang terus menjaga soliditas dan semangat pelayanan kepada masyarakat,” menjadi pesan yang melekat dalam arahannya.
Hari itu, AKBP Muh. Mukabsi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin Polres Mamberamo Tengah masih terdapat kekurangan, baik dalam sikap, perkataan, maupun keputusan yang diambil selama menjalankan amanah sebagai Kapolres.
Baginya, setiap perjalanan kepemimpinan selalu memiliki tantangan. Namun, dukungan dan kerja sama seluruh personel menjadi kekuatan yang membuat berbagai tugas dapat dilalui dengan baik.
Menjelang pergantian kepemimpinan, ia berpesan agar seluruh anggota tetap menjaga profesionalisme, mendukung pemimpin yang baru, serta mampu beradaptasi dengan kebijakan organisasi. Komunikasi, koordinasi, dan semangat kebersamaan disebutnya sebagai kunci agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Usai apel, suasana haru menyelimuti halaman Mapolres Mamberamo Tengah. Satu per satu personel bersalaman dengan Kapolres sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih. Tidak ada seremoni berlebihan, hanya kehangatan hubungan antara seorang pemimpin dan anggota yang pernah berjalan bersama dalam satu tujuan.
Bagi Polres Mamberamo Tengah, kepergian AKBP Muh. Mukabsi bukan sekadar pergantian jabatan. Ia menjadi penanda berakhirnya satu bab perjalanan, sekaligus awal bagi langkah baru organisasi untuk terus menjaga keamanan, memberikan pelayanan, dan hadir di tengah masyarakat.
Sebuah kepemimpinan mungkin memiliki batas waktu, tetapi nilai pengabdian yang ditinggalkan akan terus hidup dalam ingatan mereka yang pernah berjalan bersamanya.
