November 5, 2026

Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Mamberamo Tengah Bangun Kesadaran Tertib Berlalu Lintas

IMG-20261102-WA0012

Kobakma – Keselamatan berlalu lintas bukan sekadar persoalan kepatuhan terhadap aturan, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan sesama pengguna jalan. Semangat inilah yang terus dikedepankan Polres Mamberamo Tengah dalam pelaksanaan hari kedelapan Operasi Patuh Cartenz 2026, Senin (2/11/2026).

Bertempat di depan Mako Polres Mamberamo Tengah, Jalan Werabuke, Kampung Kobakma, Distrik Kobakma, personel Satuan Lalu Lintas yang dipimpin Kasat Lantas IPDA Buang Buamona, S.H., melaksanakan kegiatan penertiban sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 09.00 WIT tersebut, petugas mendapati empat pengendara kendaraan roda dua yang tidak menggunakan helm. Terhadap pelanggaran tersebut, petugas memberikan teguran secara humanis disertai imbauan agar pengendara lebih memperhatikan aspek keselamatan sebelum memulai perjalanan.

Pendekatan persuasif menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi ini. Petugas tidak hanya mengingatkan masyarakat tentang kewajiban menggunakan helm, tetapi juga mengajak pengendara untuk melengkapi surat-surat kendaraan serta menjadikan aturan lalu lintas sebagai pedoman dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Bagi Polres Mamberamo Tengah, Operasi Patuh Cartenz 2026 bukan semata-mata kegiatan penertiban, melainkan momentum membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya membutuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab setiap individu.

Melalui operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, Polres Mamberamo Tengah terus mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan persuasif secara humanis guna menekan angka pelanggaran serta meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Dengan semangat Tertib Berlalu Lintas, Cermin Budaya Bangsa, Polres Mamberamo Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Sebab, perjalanan yang aman bukan hanya tentang sampai ke tujuan, tetapi juga memastikan setiap orang dapat kembali dengan selamat kepada keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *