November 5, 2026

Bupati Tolikara Bersama Forkopimda Temui Kedua Pihak yang Bertikai, Konferensi Pers Perdamaian Dijadwalkan Sabtu 31 Oktober 2026

IMG-20261031-WA0001

Tolikara, (Karubaga), Papua Pegunungan, MPB – Dalam upaya mempercepat penyelesaian konflik sosial atau perang suku yang terjadi di Kabupaten Tolikara, Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, TNI dan Polri melaksanakan kunjungan langsung kepada kedua belah pihak keluarga yang terlibat konflik pada hari Jumat (30/10/2026).

Kunjungan tersebut dilaksanakan di Distrik Nelawi dan Distrik Konda, Kabupaten Tolikara, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus upaya membangun komunikasi dan mencari jalan penyelesaian secara damai agar konflik tidak kembali berlanjut dan menimbulkan korban.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tolikara didampingi Wakil Bupati Yotam Wonda, S.H., M.Si., Sekda Tolikara Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos., M.Si., M.A., serta sejumlah pejabat pemerintah daerah. Turut hadir Kapolres Tolikara KOMPOL Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf. Derek S. Rumbino, beserta jajaran TNI-Polri dan unsur Forkopimda lainnya.

Pada kunjungan pertama di Distrik Nelawi, rombongan menemui keluarga almarhum Daniel Kogoya yang diwakili oleh Bapak Kostan Jikwa. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tolikara menyampaikan rasa hormat dan kepedulian pemerintah daerah kepada keluarga korban serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari penyelesaian atas konflik yang terjadi.

Pihak keluarga melalui Kostan Jikwa menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat mengambil langkah dan kebijakan untuk mempercepat penyelesaian permasalahan sehingga tidak berkelanjutan dan tidak menimbulkan korban tambahan. Pihak keluarga juga berharap adanya perhatian terhadap keluarga yang ditinggalkan almarhum Daniel Kogoya.

Selanjutnya, rombongan Bupati bersama Forkopimda melanjutkan kunjungan ke Distrik Konda untuk bertemu dengan keluarga almarhum Ainus Yanengga. Dalam pertemuan tersebut, Bupati kembali mengajak pihak keluarga untuk mengedepankan komunikasi, menahan diri, serta menyerahkan proses penyelesaian kepada pemerintah daerah dengan mengutamakan jalan damai.

Pihak keluarga almarhum Ainus Yanengga menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dan mengikuti keputusan Bupati Tolikara dalam upaya penyelesaian permasalahan tersebut.

Sebagai bentuk nyata dari upaya perdamaian, rombongan kemudian mengantarkan pihak keluarga dari Distrik Konda menuju kediaman Bapak Karmin Jikwa di Jalan Kogome, Distrik Karubaga. Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga almarhum Ainus Yanengga menyerahkan alat perang berupa busur dan anak panah sebagai simbol niat untuk mengakhiri pertikaian dan membuka jalan menuju perdamaian.

Dari hasil rangkaian kunjungan tersebut, disepakati bahwa pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 09.00 WIT, bertempat di kawasan Tugu Salib, Jalan Irian, Distrik Karubaga, akan dilaksanakan konferensi pers bersama yang dihadiri oleh kedua belah pihak keluarga yang bertikai, Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, serta Forkopimda.

Konferensi pers tersebut bertujuan untuk menyampaikan pernyataan resmi dari kedua belah pihak terkait kesepakatan mengakhiri konflik, tidak melakukan aksi lanjutan maupun aksi balasan, serta mengutamakan penyelesaian permasalahan melalui mekanisme adat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun kembali hubungan persaudaraan dan menjaga situasi keamanan di Kabupaten Tolikara.

Kapolres Tolikara KOMPOL Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polres Tolikara mendukung penuh langkah pemerintah daerah bersama Forkopimda dalam mengupayakan penyelesaian konflik melalui pendekatan persuasif, komunikasi, dan musyawarah adat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kedua belah pihak keluarga yang terlibat, agar dapat menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan menghormati setiap proses penyelesaian yang sedang diupayakan oleh pemerintah daerah. Apabila terdapat permasalahan hukum, hendaknya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa jajaran Polres Tolikara bersama TNI akan terus meningkatkan langkah-langkah pengamanan serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas dan memastikan situasi di Kabupaten Tolikara tetap aman dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan konferensi pers bersama yang akan dilaksanakan dapat menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk menyampaikan komitmen perdamaian secara terbuka, mengakhiri pertikaian, dan bersama-sama menjaga keamanan serta persaudaraan di Kabupaten Tolikara.

Polres Tolikara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, tidak mudah terprovokasi, dan mengutamakan persaudaraan demi terciptanya situasi Kabupaten Tolikara yang aman, damai, dan kondusif.

HumasPolresTolikara
Polisi Bersama Masyarakat

Penulis : Gunz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *