Bupati Humbahas Sidak Tiga Dapur MBG Sejak Dini Hari, Tekankan Standar Keamanan Pangan
HUMBANG HASUNDUTAN – Putrabhayangkara.id Kamis 29 Oktober 2026.
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (29/10/2026). Kunjungan yang dimulai pukul 03.40 WIB itu bertujuan memantau persiapan dan penyajian program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam sidak tersebut, Bupati didampingi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Humbang Hasundutan, Imet Banjarnahor. Keduanya meninjau langsung proses persiapan makanan di sejumlah dapur penyedia MBG untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai standar.
Tiga lokasi yang dikunjungi meliputi SPPG Doloksanggul Purba Dolok yang dikelola Yayasan Merah Putih Sejati, SPPG Pollung di bawah Yayasan Sehat Berkah Mandiri, serta SPPG Doloksanggul Pakkat yang dikelola Yayasan Holong do Ondolan Indonesia Emas.
Berdasarkan hasil pemantauan yang disampaikan, proses persiapan makanan di ketiga SPPG tersebut berjalan dengan baik. Bupati juga mengapresiasi kesiapan para petugas serta dukungan Koordinator Wilayah BGN dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Meski demikian, Bupati mengingatkan seluruh pengelola dan petugas agar tidak mengabaikan kualitas makanan, kebersihan lingkungan, serta keamanan pangan. Ia menegaskan bahwa makanan yang disiapkan untuk penerima manfaat harus memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Jangan bekerja asal-asalan. Makanan yang disajikan menyangkut kesehatan dan keselamatan penerima manfaat. Pastikan seluruh proses dilaksanakan dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan sesuai standar yang ditetapkan,” tegas Oloan.
Menurutnya, pelaksanaan program MBG tidak cukup hanya memastikan makanan tersedia dan tersaji tepat waktu. Pengelola juga harus memperhatikan kualitas bahan, proses pengolahan, kebersihan, penyajian, serta kandungan gizi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Bupati meminta para petugas menjadikan tanggung jawab tersebut sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pemenuhan gizi generasi muda. Ia mengajak seluruh petugas bekerja dengan kepedulian dan ketelitian, sebagaimana menyiapkan makanan bagi keluarga sendiri.
“Kerja bagus, terus pertahankan dan tingkatkan. Kita harus menyadari bahwa makanan yang disajikan ini untuk generasi muda penerus bangsa. Anggaplah kita sedang menyiapkan dan menyajikan makanan untuk anak kita sendiri, sehingga semuanya dikerjakan dengan sepenuh hati, penuh kasih, dan rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Ia kembali menekankan pentingnya menjaga kesesuaian kualitas makanan, kebersihan, penyajian, dan kandungan gizi dengan standar yang berlaku. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa.
Melalui pemantauan langsung tersebut, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mendorong pengelola SPPG dan petugas pelaksana untuk mempertahankan kualitas pelayanan MBG secara konsisten. Pengawasan dan kedisiplinan dalam setiap tahapan menjadi bagian penting agar program tersebut dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat sesuai tujuan pemenuhan gizi masyarakat.
Frish. H. Silaban
