Kapolda Cup I 2026 Resmi Dibuka, 36 Tim SMP Siap Berlaga
NABIRE, Putrabhayangkara.id — Sebanyak 36 tim sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire mengikuti Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup I Tahun 2026 yang resmi dibuka Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, di Lapangan Polairud Polres Nabire, Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Rabu (14/10/2026).
Pembukaan turnamen tersebut dihadiri Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, jajaran Pejabat Utama Polda Papua Tengah, delapan kapolres se-Papua Tengah, serta Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari.
Dalam sambutannya, Jermias mengapresiasi panitia, pihak sekolah, guru, pelatih, dan seluruh peserta yang mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut. Ia menyebut turnamen ini berawal dari aspirasi masyarakat, khususnya kalangan anak muda di wilayah timur Nabire yang dikoordinasikan Rexsi Rumakiek.
“Turnamen ini dapat kita laksanakan berkat aspirasi dari masyarakat, khususnya anak-anak muda di wilayah Timur Nabire yang dikomandoi Rexsi Rumakiek. Ini merupakan hal yang luar biasa. Mimpi untuk menghadirkan turnamen seperti ini akhirnya dapat terwujud,” ujar Jermias.
Menurutnya, Kapolda Cup tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga sarana pembinaan untuk memberi kesempatan kepada pelajar mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang sepak bola.
Ia menilai partisipasi 36 tim menunjukkan tingginya minat pelajar terhadap olahraga tersebut. Jermias berharap kompetisi ini dapat menjadi langkah awal untuk menemukan bibit-bibit pesepak bola muda yang berpotensi berkembang hingga tingkat nasional.
“Kita harus menyiapkan wadah yang baik bagi anak-anak kita, memberikan kesempatan untuk berkompetisi dan melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Saya yakin kita juga bisa melahirkan pemain-pemain profesional,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya membuka peluang pembinaan lanjutan, Jermias mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan Papua Football Academy di Mimika. Ia berharap tim pencari bakat atau talent scouting dari akademi tersebut dapat dihadirkan ke Nabire untuk memantau kemampuan para pemain selama turnamen berlangsung.
“Saya minta adik-adik semua mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Bermainlah dengan sungguh-sungguh, tunjukkan bakat dan kemampuan kalian. Ke depan, saya akan berupaya menghadirkan tim talent scouting dari Papua Football Academy di Mimika ke Nabire untuk melihat potensi anak-anak kita,” ungkapnya.
Selain mengejar prestasi, Kapolda juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sportivitas, disiplin, dan persaudaraan. Ia meminta para pemain tidak menjadikan persaingan di lapangan sebagai pemicu perselisihan antarsekolah maupun antarpemain.
Jermias turut mengimbau wasit agar memimpin pertandingan secara profesional, adil, dan tegas. Ia meminta setiap persoalan yang muncul selama pertandingan diselesaikan sesuai aturan agar seluruh rangkaian turnamen berjalan aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Ketua Panitia, Rexsi Rumakiek, menyampaikan kebanggaannya karena Distrik Teluk Kimi mendapat kepercayaan menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen tingkat SMP tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelajar dari wilayah timur Nabire untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan potensi mereka.
Ia menyebut turnamen tersebut melibatkan antusiasme masyarakat dari sejumlah wilayah, termasuk Teluk Kimi, Makimi, Moora, Napan, dan Wapoga.
Rexsi meminta para pemain tidak hanya berorientasi pada hadiah dan trofi, tetapi menjadikan kompetisi sebagai kesempatan menunjukkan kualitas permainan serta membuka peluang untuk meniti karier di dunia sepak bola.
“Jangan lihat dari total hadiahnya, tetapi tunjukkan kualitas kalian, agar kelak ada di antara adik-adik yang dapat bermain di klub sepak bola Tanah Air,” tegasnya.
Di sisi lain, Rexsi berharap penyelenggaraan turnamen ini dapat mendorong perhatian pemerintah terhadap ketersediaan sarana olahraga yang layak. Ia mengatakan pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan dukungan fasilitas agar para pemain dapat berlatih secara berkelanjutan.
“Kami tidak minta uang, tapi kami minta perhatian dari pemerintah. Tolong perhatikan kami. Kami butuh fasilitas olahraga yang baik dan layak,” ungkap Rexsi.
Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup I Tahun 2026 memperebutkan piala bergilir, piala tetap, medali, dan piagam penghargaan dari Kapolda Papua Tengah. Panitia juga menyiapkan uang pembinaan sebesar Rp25 juta untuk juara pertama, Rp20 juta untuk juara kedua, Rp15 juta untuk juara ketiga, dan Rp10 juta untuk juara keempat.
Selain penghargaan bagi tim, tiga kategori individu turut disiapkan, yakni Pemain Terbaik, Kiper Terbaik, dan Top Skor. Masing-masing penerima penghargaan akan memperoleh uang pembinaan Rp2 juta beserta piala.
Melalui turnamen ini, diharapkan semakin banyak talenta muda Nabire mendapat kesempatan untuk berkembang melalui kompetisi, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan sarana olahraga yang memadai.
MPB ABIRAYANTI
