September 27, 2026

Turnamen Catur Kajari Aceh Selatan Cup Open Se Aceh Dan Lokal Aceh Selatan Ke-viii Tahun 2026

Compress_20260927_222638_8207

Aceh selatan Putrabhayangkara id.

Pada hari Minggu, 27 September 2026, telah dilaksanakan Penutupan Turnamen Catur Kajari Aceh Selatan Cup Open Se Aceh Dan Lokal Aceh Selatan Ke-VIII Tahun 2026 yang ditutup langsung oleh Kajari Aceh Selatan Rozano Yudistira,S.H.,M.H. dengan turut dihadiri oleh Bupati Aceh Selatan yang diwakili oleh Sekda Aceh Selatan, Dandim 01/07 Aceh Selatan, Unsur Forkopimda dan Forkopimcam serta Seluruh Peserta dari berbagai wilayah di Provinsi Aceh bertempat di Aula Rumoh Agam Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan.

Kajari Aceh Selatan melalui Kasi Intelijen menyatakan bahwa turnamen Catur Kajari Cup mengikutsertakan para Atlit Catur se Provinsi Aceh yang berlangsung selama 3 hari.

Pembukaan Turnamen Catur Kajari Aceh Selatan Cup Open Se Aceh Dan Lokal Aceh Selatan Ke-VIII Tahun 2026 dilaksanakan pada 25 September 2026 dengan total jumlah peserta kategori Open Aceh sebanyak 94 Peserta dan Lokal Aceh Selatan 104 Peserta. Untuk juara Kategori Open Aceh yaitu Master FIDE (MF)Zulkhairi yang dikenal sebagai salah satu atlet catur berprestasi asal Banda Aceh yang juga merupakan seorang tunawicara/tunarungu, dengan Peringkat 2-5 secara beurut yaitu Zul Fadli asal Nagan Raya, Riaul Ridho asal Samadua Aceh Selatan, Agussalim Za dari Aceh Pidie dan T. Ardiansyah dari Banda Aceh “Tutur Kasi Intel.

Turnamen Catur Kajari Aceh Selatan Cup Open Se Aceh Dan Lokal Aceh Selatan Ke-VIII Tahun 2026 dengan total hadiah Rp.25.000.000,- dengan rincian Kategori open Aceh antara lain, juara 1 Rp Rp.4.000.000, juara 2 Rp. 2.500.000, juara 3 Rp. 1.500.000 serta untuk peringkat 4-30 hadiah sesuai ketentuan panitia, untuk kategori Lokal Aceh Selatan sendiri rincian hadiah yaitu, Juara 1 Rp.1.300.000, Juara 2 Rp.1.200.000, Juara 3 Rp.1.000.000 serta untuk peringkat 4-50 hadiah sesuai ketentuan panitia “Tambah Kasi Intel.

Kajari menyampaikan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi ajang menjalin silaturahmi antar komunitas catur di Kabupaten Aceh Selatan. Catur juga merupakan salah satu cabang olahraga resmi dunia dan diakui oleh International Olympic Committee (IOC) atau Komite Olimpiade Internasional yang cukup populer di lingkungan masyarakat Indonesia. Dengan digelarnya turnamen catur ini diharapkan dapat melahirkan bibit – bibit atlet catur muda berbakat dan tangguh khususnya di wilayah Aceh Selatan sehingga nantinya diharapkan mampu mengukir prestasi ditingkat Provinsi maupun Nasional.

Catur juga dikenal sebagai permainan strategi yang menuntut ketelitian dan kreativitas pemain. Kesehatan fisik dan mental harus dijaga agar pemain tetap bisa berkonsentrasi dan kualitas permainan bisa terjaga, terutama dalam turnamen dengan durasi permainan yang panjang, dimana setiap pemain harus bertanding lebih dari 1 babak permainan. Tutup Kasi Intel.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *