September 25, 2026

Bupati Taput Tinjau Jalan Hotmix 1,1 Kilometer Ruas Parmonangan-Hutajulu

IMG-20260914-WA0039

 

Tapanuli Utara – Senin 14 September 2026. Putrabhayangkara.id

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., meninjau penyelesaian pembangunan jalan hotmix sepanjang 1.125 meter pada ruas Parmonangan menuju Desa Hutajulu, Kecamatan Parmonangan, Senin (14/9/2026).

Pembangunan ruas jalan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Anggaran 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp2,8 miliar.

Peningkatan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperbaiki akses transportasi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah. Ruas jalan Parmonangan menuju Hutajulu sebelumnya mengalami kerusakan yang cukup berat sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat.

Dengan kondisi jalan yang telah ditingkatkan menggunakan konstruksi hotmix, akses kendaraan masyarakat kini menjadi lebih baik. Pemerintah daerah menyebut peningkatan ruas tersebut turut memangkas waktu tempuh perjalanan hingga sekitar 30 menit.

Selain mendukung mobilitas harian, peningkatan jalan diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dari kawasan pedesaan. Kondisi jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan kendaraan akibat medan jalan yang sebelumnya sulit dilalui.

Saat meninjau lokasi, Bupati Jonius menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah. Menurutnya, peningkatan konektivitas menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di wilayah pedesaan.

Namun, persoalan infrastruktur di kawasan Parmonangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan jalan. Sejumlah ruas masih membutuhkan penanganan akibat kondisi rawan longsor.

Pemkab Tapanuli Utara telah menjadwalkan penanganan longsor pada ruas jalan Hutatinggi menuju Parmonangan serta ruas Hutajulu menuju Hutajulu Parbalik. Pekerjaan tersebut direncanakan dilakukan secara bertahap pada tahun 2026 menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Utara.

Bupati mengatakan keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu kendala dalam menyelesaikan seluruh penanganan bencana secara sekaligus.

“Untuk penanganan longsor, pengerjaannya kita lakukan secara bertahap tahun ini menggunakan dana APBD. Namun, karena anggaran APBD kita terbatas, penanganan ini belum bisa selesai sampai tuntas,” kata Jonius.

Karena itu, Pemkab Tapanuli Utara berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan dukungan anggaran penanganan bencana sesuai Rencana Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pascabencana (R3P) yang telah diusulkan.

Bupati menilai dukungan pemerintah pusat diperlukan agar penanganan infrastruktur yang terdampak bencana dapat dilakukan secara lebih menyeluruh, terutama pada titik-titik yang membutuhkan pekerjaan dengan anggaran lebih besar.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Jonius didampingi Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, Staf Ahli Bupati Bonggas Pasaribu, Plt. Kepala Dinas PUTRHub Dalan Simanjuntak, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah teknis terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Pembangunan ruas Parmonangan-Hutajulu sekaligus menjadi bagian dari penataan konektivitas wilayah yang diharapkan dapat memberikan akses transportasi yang lebih layak bagi masyarakat dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan pedesaan.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *