September 25, 2026

Pemkab Toba Bersinergi Wujudkan Swasembada Bawang Putih, Siapkan Lahan 500 Hektare

IMG-20260912-WA0027

TOBA – Jumat , 11 September 2026.

putrabhayangkara id.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba terus memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari strategi meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.Sumber informasi dari Kominfo Toba disampaikan Sabtu,12 /09/2026.

Salah satu langkah strategis yang kini dipersiapkan adalah pengembangan sentra budidaya bawang putih dengan target lahan mencapai 500 hektare di sejumlah wilayah potensial Kabupaten Toba.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, mengatakan program tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Toba, Pemerintah Pusat dan perwakilan DPR RI dari Fraksi Partai NasDem.

Untuk mematangkan rencana tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Toba bersama pihak terkait telah melaksanakan rapat koordinasi pengembangan sentra pertanaman bawang putih di Kabupaten Toba, Jumat (11/9/2026).

“Untuk tahap awal kita siapkan 100 hektare. Selanjutnya akan dikembangkan secara bertahap hingga mencapai target 500 hektare,” ujar Lena.

Menurutnya, tahap awal pengembangan program akan difokuskan pada lahan seluas 100 hektare. Saat ini, tim verifikasi gabungan bersama Dinas Pertanian masih melakukan survei lapangan untuk memastikan lokasi yang akan ditetapkan memenuhi persyaratan teknis budidaya bawang putih.

Verifikasi lokasi menjadi tahapan penting karena keberhasilan budidaya bawang putih sangat dipengaruhi kondisi agroklimat dan kesiapan infrastruktur pendukung.

Sejumlah aspek yang menjadi pertimbangan antara lain ketinggian lahan, kondisi tanah, akses transportasi serta ketersediaan sumber air.

Untuk aspek ketinggian, lahan yang diproyeksikan harus berada di atas 900 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sedangkan kondisi tanah diharapkan memiliki tingkat keasaman atau pH sekitar 6,5 hingga 7, sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan tanaman bawang putih.

Selain faktor teknis lahan, aksesibilitas juga menjadi perhatian. Jalan yang memadai diperlukan untuk mendukung mobilisasi sarana produksi, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga distribusi hasil panen.

“Ketersediaan air juga menjadi salah satu persyaratan penting. Kita ingin lokasi yang dipilih benar-benar mendukung pertumbuhan tanaman sehingga hasil yang diperoleh nantinya optimal,” jelasnya.

Verifikasi untuk Memastikan Program Tepat Sasaran

Dinas Pertanian bersama tim verifikasi akan melakukan penilaian terhadap calon lokasi sebelum menetapkan lahan pertanaman maupun kelompok tani penerima manfaat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program tidak sekadar mengejar luasan lahan, tetapi juga memiliki kesiapan teknis, kelembagaan petani dan infrastruktur pendukung sehingga dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.

Pengembangan bawang putih di Kabupaten Toba diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi petani melalui peningkatan produksi dan peluang pendapatan dari komoditas hortikultura bernilai ekonomi tersebut.

Di sisi lain, pengembangan kawasan secara bertahap hingga 500 hektare diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten Toba sebagai salah satu daerah potensial penghasil bawang putih di Sumatera Utara.

Program ini juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap upaya nasional mewujudkan swasembada bawang putih, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat daerah.

“Kita berharap seluruh pihak, termasuk masyarakat dan kelompok tani, dapat mendukung program ini. Kalau dilaksanakan dengan baik, manfaatnya tentu akan kembali kepada petani dan masyarakat Toba,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif, kelompok tani dan masyarakat, pengembangan bawang putih diharapkan tidak berhenti pada pencapaian target luasan lahan, tetapi mampu membangun ekosistem pertanian yang produktif, berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Toba menuju Toba Mantap 2029 serta berkontribusi terhadap pencapaian cita-cita Indonesia Emas 2045.

Media Putra Bhayangkara ID
Jonaer Silaban S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *