Project Kepemimpinan UNIMED di Rutan Balige, Peserta Belajar Langsung dari Program Pembinaan WBP
Balige – Jumat 11 September 2026. Putrabhayangkara.id
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menerima kunjungan peserta Project Kepemimpinan Universitas Negeri Medan (UNIMED) sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran yang menghubungkan pengalaman kepemimpinan dengan praktik langsung di lingkungan pemasyarakatan.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lingkungan Rutan Balige, tetapi juga memberikan pengalaman langsung mengenai pelaksanaan berbagai program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah senam pagi bersama WBP. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mendorong aktivitas fisik sekaligus membangun suasana kebersamaan antara peserta Project Kepemimpinan UNIMED dengan warga binaan.
Melalui kegiatan bersama tersebut, peserta dapat melihat bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan aspek pengamanan, tetapi juga mencakup upaya menjaga kesehatan, membangun keterampilan dan mempersiapkan warga binaan agar memiliki aktivitas yang produktif.
Setelah mengikuti kegiatan senam, peserta UNIMED juga berkesempatan melihat secara langsung sejumlah program pembinaan yang berlangsung di Rutan Kelas IIB Balige.
Di antaranya adalah kegiatan budidaya ayam dan burung puyuh yang menjadi bagian dari aktivitas keterampilan dan produktivitas warga binaan. Peserta juga meninjau kegiatan warga binaan yang berlangsung di area bengkel kerja.
Kegiatan tersebut memberikan gambaran mengenai proses pembinaan kemandirian melalui aktivitas yang memungkinkan warga binaan mengembangkan keterampilan selama menjalani masa pidana.
Bagi peserta Project Kepemimpinan, pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran mengenai bagaimana sebuah institusi menjalankan fungsi pembinaan dengan melibatkan berbagai kegiatan yang terarah dan memiliki nilai edukatif.
Interaksi dan pengamatan langsung di lapangan juga menjadi bagian penting dalam memahami bahwa proses pembinaan membutuhkan keterlibatan, pendampingan serta pengelolaan kegiatan yang berkesinambungan.
Rutan Balige melalui program-program pembinaannya terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengikuti kegiatan yang bersifat positif. Aktivitas seperti budidaya ternak dan kegiatan di bengkel kerja dapat menjadi media untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab serta keterampilan praktis.
Di sisi lain, kunjungan peserta UNIMED menunjukkan adanya ruang kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dengan institusi pemasyarakatan. Pertukaran pengalaman melalui kegiatan lapangan dapat memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai kepemimpinan, pelayanan publik dan pembinaan masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga memperlihatkan bahwa pendidikan kepemimpinan dapat dikembangkan melalui pengalaman nyata, termasuk dengan mempelajari tata kelola kegiatan dan pembinaan di lingkungan yang memiliki karakteristik khusus seperti rumah tahanan negara.
Kegiatan Project Kepemimpinan UNIMED di Rutan Balige diharapkan tidak berhenti sebagai kunjungan semata. Pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memahami nilai kepemimpinan yang mencakup tanggung jawab, kerja sama, kepedulian sosial dan kemampuan melihat persoalan secara langsung di lapangan.
Sementara bagi Rutan Balige, keterlibatan pihak eksternal dalam kegiatan yang bersifat positif dapat menjadi bagian dari penguatan sinergi dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan.
Dengan adanya kolaborasi antara UNIMED dan Rutan Kelas IIB Balige, kegiatan pendidikan kepemimpinan sekaligus dapat diarahkan pada pengalaman yang lebih kontekstual, sementara warga binaan memperoleh kesempatan mengikuti aktivitas kesehatan dan pembinaan keterampilan secara produktif.
Frish. H. Silaban
