September 11, 2026

Komitmen Jaga Kesehatan Hunian, Tim Kesehatan Rutan Humbahas Edukasi PHBS dan Bagikan Vitamin

IMG-20260911-WA0042

 

HUMBANG HASUNDUTAN – Jumat 11 September 2026. Putrabhayangkara.id

Upaya menjaga kesehatan warga binaan terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan (Humbahas). Salah satunya melalui penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dirangkai dengan pembagian vitamin kepada warga binaan di Blok Hunian Saoloan, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Klinik Rutan Kelas IIB Humbahas sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri maupun kebersihan lingkungan hunian.

Penyuluhan juga mendapat pendampingan dari jajaran petugas pengamanan Rutan Humbahas. Kehadiran petugas pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas pembinaan di dalam rutan.

Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan memberikan edukasi mengenai penerapan PHBS yang dapat dilakukan secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Materi tidak hanya menekankan kebersihan individu, tetapi juga kebersihan lingkungan blok hunian yang menjadi ruang bersama warga binaan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dengan cara yang benar, menjaga kebersihan tubuh, mandi secara teratur, merawat kerapian diri, serta menjaga kebersihan kamar dan lingkungan sekitar blok hunian.

Tim kesehatan juga mengingatkan pentingnya keterlibatan bersama dalam menjaga kebersihan. Lingkungan hunian yang digunakan secara bersama membutuhkan kesadaran setiap warga binaan agar kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Selain penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian vitamin kepada warga binaan. Pemberian suplemen tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap pemeliharaan kondisi kebugaran dan daya tahan tubuh warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan di dalam rutan.

Menurutnya, upaya menjaga kesehatan tidak cukup hanya dilakukan ketika warga binaan mengalami gangguan kesehatan. Edukasi mengenai pencegahan dan pembentukan kebiasaan hidup bersih perlu terus ditanamkan sehingga warga binaan memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan secara mandiri.

“Kesehatan para warga binaan merupakan salah satu prioritas pelayanan kami. Melalui edukasi PHBS ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran mandiri dari warga binaan agar senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Dengan lingkungan yang bersih dan imunitas yang terjaga, suasana hunian akan menjadi lebih sehat dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendekatan pencegahan terhadap potensi munculnya gangguan kesehatan di lingkungan hunian. Kondisi tempat tinggal yang dihuni banyak orang membutuhkan perhatian terhadap kebersihan, perilaku hidup sehat, serta pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.

Para warga binaan yang mengikuti kegiatan tampak antusias menerima materi yang disampaikan tim kesehatan. Edukasi dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami agar pesan mengenai kebersihan dan kesehatan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Sinergi antara tim kesehatan dan jajaran pengamanan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Tim kesehatan berfokus pada aspek edukasi dan pemeliharaan kesehatan, sementara petugas pengamanan memastikan seluruh kegiatan berlangsung sesuai kondisi dan tata tertib Rutan Humbahas.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Humbahas tidak hanya menempatkan kesehatan sebagai persoalan penanganan medis, tetapi juga mendorong upaya pencegahan melalui perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran warga binaan.

Dengan penerapan PHBS secara konsisten, kebersihan lingkungan hunian diharapkan dapat terus terpelihara sehingga mendukung terciptanya suasana rutan yang sehat, tertib, aman, dan kondusif bagi pelaksanaan pembinaan warga binaan.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *