September 10, 2026

Wabup Toba Pacu Persiapan Sekolah Rakyat, Progres Persyaratan Capai 85 Persen

IMG-20260909-WA0060

 

TOBA –Rabu , 09 September 2026.
putrabhayangkara .id

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba terus memacu penyelesaian berbagai persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Toba. Hingga September 2026, progres pemenuhan persyaratan tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Percepatan tersebut menjadi perhatian Pemkab Toba dalam rapat kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang dipimpin Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Toba Paber Napitupulu, dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (9/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Audi Murphy menegaskan bahwa penyelesaian seluruh persyaratan Sekolah Rakyat merupakan tanggung jawab lintas perangkat daerah. Karena itu, pekerjaan tersebut tidak boleh dibebankan hanya kepada Dinas Sosial.

“Ini pekerjaan kita semua. Bukan hanya pekerjaan Dinas Sosial,” tegas Audi Murphy.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Toba memiliki nilai strategis, bukan hanya dari sisi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga berpotensi memberikan dampak berganda terhadap pembangunan daerah.

Selain memperluas kesempatan memperoleh pendidikan, keberadaan sekolah berasrama tersebut dinilai dapat mendorong kebutuhan pembangunan infrastruktur, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta membuka peluang kerja, termasuk bagi tenaga pendidik dan tenaga pendukung lainnya.

“Jangan kita sia-siakan kesempatan ini. Ini juga pasti akan merekrut tenaga pengajar dan staf. Ini menjadi kesempatan untuk putra-putri kita,” ujarnya.

Atas dasar itu, Audi meminta seluruh OPD yang terlibat agar bekerja secara serius, terkoordinasi dan bergerak cepat menuntaskan persyaratan yang masih tersisa.

Progres 85 Persen, Ditargetkan Tuntas Bulan Ini

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba Lalo Hartono Simanjuntak mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan bersama, progres pemenuhan persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Toba telah mencapai sekitar 85 persen.

“Rapat tadi membahas lebih detail progres persyaratan. Kita yakin dapat menuntaskan persyaratannya dalam bulan ini sehingga pembangunan dapat dimulai tahun 2026 ini,” kata Lalo.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat tersebut direncanakan berlokasi di Desa Lumban Binanga, Kecamatan Uluan. Konsep pendidikan yang diterapkan berupa sekolah berasrama dengan dukungan berbagai fasilitas penunjang.

Tidak hanya ruang kelas dan laboratorium, sekolah tersebut juga direncanakan memiliki sarana olahraga serta fasilitas yang mendukung kegiatan ekstrakurikuler peserta didik.

“Jadi bukan hanya fasilitas belajar seperti ruang kelas dan laboratorium, tetapi fasilitas untuk kegiatan ekstrakurikuler juga akan dilengkapi,” jelasnya.

Sekolah Rakyat tersebut nantinya diperuntukkan bagi peserta didik jenjang SMP dan SMA yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan secara gratis kepada siswa sasaran. Selain biaya pendidikan, kebutuhan makan dan tempat tinggal di asrama juga akan ditanggung.

“Ini untuk keluarga tidak mampu. Semuanya gratis, bukan hanya biaya sekolah, tetapi biaya makan dan asrama juga gratis,” pungkas Lalo.

Dengan progres persyaratan yang telah mencapai 85 persen, Pemkab Toba kini dituntut memastikan seluruh tahapan yang tersisa dapat diselesaikan secara tepat waktu. Keberhasilan merealisasikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Toba diharapkan menjadi salah satu langkah konkret memperluas akses pendidikan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Media Putra Bhayangkara

Jonaer Silaban S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *