September 8, 2026

Ketua Dewan Pakar LPAI Apresiasi Kapolres Tanjabtim, Atas Keberhasilan Ungkap Kasus Pelecehan di Sekolah Rakyat

IMG-20260904-WA0026

Tanjabtim, (putabhayangkra.id) – Jum’at, 04/09/2026. Ketua Dewan Pakar LPAI. Prof.Dr.Seto Mulyadi, MSi, Psikolog. Yang akrab disapa Kak Seto memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Ade Candra, beserta seluruh jajaran, atas keberhasilan mengungkap dan menindaklanjuti kasus dugaan pelecehan yang terjadi di Sekolah Rakyat (SR) Tanjabtim.

‎Apresiasi ini disampaikan menyusul langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Kepolisian Resor Tanjabtim dalam menangani kasus yang menyita perhatian publik tersebut, sehingga kebenaran dapat terungkap dan pihak yang bertanggung jawab segera diproses secara hukum.

‎”Kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Bapak Kapolres Tanjabtim AKBP Ade Candra dan seluruh tim atas keseriusan, ketegasan, dan kecepatan dalam mengungkap kasus dugaan pelecehan terhadap siswi di Sekolah Rakyat. Hal ini menunjukkan bahwa kepolisian benar-benar hadir dan menjadi pelindung serta pengayom masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa,” ujar Ketua Dewan Pakar LPAI. Prof.Dr.Seto Mulyadi, MSi, Psikolog.

‎Ketua Dewan Pakar LPAI juga menegaskan bahwa penanganan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa setiap tindak pidana yang merugikan anak, di mana pun dan oleh siapa pun dilakukan, tidak akan dibiarkan begitu saja. Lembaganya juga mengapresiasi sikap transparan dan terbuka yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian dalam menangani perkara ini.

‎”Kasus yang terjadi di lingkungan sekolah sangat memprihatinkan. Namun berkat kesigapan dan profesionalisme Kapolres beserta jajaran, keadilan dapat segera ditegakkan. Semoga hal ini menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, terutama penyelenggara pendidikan, untuk benar-benar menjamin keamanan dan kenyamanan anak di lingkungan sekolah,” tambahnya.

‎Prof.Dr.Seto Mulyadi, MSi, Psikolog. Juga berharap penanganan kasus ini tidak berhenti pada proses hukum semata, tetapi juga diikuti dengan perbaikan sistem pengawasan dan pengelolaan di lingkungan sekolah agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Pihaknya siap bersinergi dengan Kepolres Tanjabtim dan pemerintah Daerah dalam upaya perlindungan anak di wilayah Tanjabtim.

‎Terpisah, Kapolres Tanjabim AKBP Ade Candra mengatakan saat dikomfirmasi, bahwa kasus ini terus didalam dan sudah mau naik ke tahap.

‎” Untuk proses penyelidikan dan penyidikan kasus pelecehan disekolah rakyat itu sudah mau naik ke tahap dua, sudah kita dilaksanakan penyidikan secara normatif.” Ujar Kapolres.

‎Disinggung soal perilaku oknum kepala sekolah yang bawa-bawa nama Bhayangkari, Kapolres menegaskan tegak lurus dalam peoses hukum terhadap pelaku dan tidak ada intervensi dari mana pun.

‎”Kami dari polres melakukan penyelidikan dan penyidikan secara normatif, kita periksa semua, untuk buat terang kejadian, inipun sudah mau naik ke tahap dua, saya akan tegak lurus secara normatif, gak ada namanya  bhayangkari lalu kita bela, bagi saya kalau salah ya tetap salah, yang benar tetap kita benarkan, lagi pula ini kan konteknya beda, dia dalam hal ini saya melihatnya  selaku kepala sekolah rakyat, Yang mana salah satu muridnya dilakukan pelecehan, saya tidak melihatny sebagai bhayangkari. Kami dari  Polres Tanjung Jabung Timur tegas melaksanakan penyelidikan dan penyidikan tanpa intervensi dari siapapun, yamg salah kita tetapkan salah, yang benar kita tetapkan benar. Artinya Polres Tanjung Jabung Timur tegag lurus secara normatif, kalau kita gak secara normatif, ya gak  naik sampai tahap  ke kejaksaan. ” Tegas AKBP Ade Candra.

‎Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, bahwa pelaku adalah oknum wali asuh/pendamping dan TKP diluar lingkungan sekolah. (Jhon.T)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *