KKB Tembaki Patroli Gabungan di Puncak Pintu Angin Dogiyai
DOGIYAI, Putrabhayangkara.id — Tim Patroli Gabungan Polres Dogiyai bersama personel BKO Brimob Polda Papua dan Papua Barat terlibat kontak tembak dengan kelompok yang diduga KKB di kawasan Puncak Pintu Angin, Kampung Mauwa, Kabupaten Dogiyai, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIT.
Kontak tembak terjadi saat personel melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Dogiyai.
Kegiatan diawali apel kesiapan pada pukul 15.45 WIT yang dipimpin Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad S. Retty. Personel kemudian dibagi menjadi dua tim patroli, yakni Tim Ugapuga dan Tim Mapia, yang bergerak dari Mako Polres Dogiyai sekitar pukul 16.00 WIT.
Sekitar pukul 16.25 WIT, Tim Patroli 1 yang melintas di kawasan Puncak Pintu Angin, Kampung Mauwa, mencurigai sekelompok orang yang diduga membawa senjata api. Saat dilakukan pengamatan, kelompok tersebut meninggalkan lokasi.
Namun, sekitar pukul 16.40 WIT saat personel dalam perjalanan kembali menuju Kota Moanemani, terdengar tiga kali suara tembakan yang diduga berasal dari kelompok tersebut. Personel kemudian merespons sesuai prosedur hingga kelompok yang diduga sebagai pelaku melarikan diri.
Selanjutnya, sekitar pukul 16.55 WIT, personel menemukan jalan raya di depan Kantor Pos Ekimanida dipalang. Palang tersebut berhasil dibuka dan lokasi langsung disterilkan guna memastikan jalur kembali aman.
Sekitar pukul 17.30 WIT, Tim Patroli 2 dari arah Mapia tiba di Ekimanida untuk memberikan perkuatan. Setelah situasi dipastikan aman dan kondusif, seluruh personel kembali ke Mako Polres Dogiyai sekitar pukul 18.00 WIT dan melaksanakan apel konsolidasi.
Seluruh Personel Selamat
Hasil pengecekan memastikan seluruh personel gabungan dalam kondisi lengkap dan selamat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dari pihak kepolisian.
“Kami pastikan situasi saat ini sudah aman dan kondusif. Patroli gabungan akan terus kami tingkatkan, terutama di titik-titik rawan seperti Puncak Pintu Angin,” ujar Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad S. Retty.
Pasca kejadian, Polres Dogiyai meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah jalur yang dinilai rawan, khususnya wilayah Kampung Mauwa dan Ekimanida.
Kepolisian juga mengintensifkan deteksi dini melalui fungsi Intelkam serta memperkuat koordinasi dengan TNI, Pemerintah Kabupaten Dogiyai, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan unsur terkait lainnya guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan susulan.
Polres Dogiyai mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui identitas kelompok yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut.
MPB ABIRAYANTI
