Bupati Humbahas Tegaskan Komitmen Hapus Blankspot, Gandeng Telkomsel Percepat Pemerataan Akses Telekomunikasi
Humbang Hasundutan – Senin 13 Juli 2026. Putrabhayangkara.id
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus mendorong pemerataan akses telekomunikasi hingga ke pelosok desa sebagai bagian dari percepatan transformasi digital dan peningkatan pelayanan publik. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., saat mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama PT Telkomsel membahas percepatan penanganan wilayah blankspot, Senin (13/7/2026).
Zoom Meeting yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Humbang Hasundutan itu merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan kepada PT Telkomsel terkait pembangunan infrastruktur telekomunikasi di sejumlah wilayah yang hingga kini masih mengalami keterbatasan jaringan seluler.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Adrianus Mahulae, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Anggiat Simanullang, Pelaksana Tugas Camat Tarabintang Baktiar Pane, serta sejumlah pejabat dari organisasi perangkat daerah terkait.
Pembahasan difokuskan pada langkah-langkah strategis untuk mengatasi wilayah yang masih tergolong blankspot, termasuk rencana pembangunan menara telekomunikasi dan peningkatan kualitas jaringan di daerah yang selama ini sulit memperoleh layanan komunikasi.
Bupati Oloan Paniaran Nababan menegaskan bahwa akses telekomunikasi telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat di era digital. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pemerataan layanan komunikasi agar seluruh warga, termasuk yang berada di wilayah terpencil, memperoleh akses informasi dan layanan digital yang setara.
> “Kami ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat Humbang Hasundutan yang tertinggal akibat keterbatasan akses telekomunikasi. Pemerataan jaringan merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Bupati.
Menurutnya, ketersediaan jaringan telekomunikasi yang memadai juga akan mempercepat digitalisasi pelayanan pemerintahan, membuka akses pendidikan berbasis teknologi, memperluas peluang usaha masyarakat, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk operator telekomunikasi, agar pembangunan infrastruktur digital dapat terlaksana secara bertahap dan berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Manager Local Government Account Management Area Sumatra PT Telkomsel, Tama A. Hutasuhut, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam memperluas akses telekomunikasi di daerah.
Ia menyatakan Telkomsel siap mendukung langkah pemerintah daerah melalui kerja sama yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan komunikasi bagi masyarakat.
> “Kami mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam membangun kemitraan ini. Telkomsel berkomitmen mendukung upaya pemerintah daerah menghadirkan layanan telekomunikasi yang lebih baik sebagai bagian dari transformasi digital dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tama.
Sebagai tindak lanjut hasil rapat, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama PT Telkomsel akan melaksanakan survei teknis lapangan guna menentukan lokasi yang paling tepat untuk pembangunan maupun optimalisasi infrastruktur telekomunikasi.
Tahap awal survei akan difokuskan pada sejumlah desa di Kecamatan Tarabintang yang selama ini masih menghadapi keterbatasan jaringan, yakni Desa Mungkur, Desa Sitanduk, Desa Simbara, dan Desa Sihastoruan.
Hasil survei tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah teknis pembangunan menara telekomunikasi maupun penguatan jaringan seluler agar pelaksanaan program berjalan efektif sesuai kondisi di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap kolaborasi dengan PT Telkomsel dapat mempercepat pengentasan wilayah blankspot secara bertahap sehingga seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, dapat menikmati layanan komunikasi yang lebih baik.
Melalui pemerataan akses telekomunikasi, pemerintah daerah optimistis kualitas pelayanan publik, aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi berbasis digital akan semakin meningkat, sejalan dengan upaya mewujudkan Humbang Hasundutan yang maju, terkoneksi, dan berdaya saing di era transformasi digital.
Frish H Silaban
