Gerai KDMP Sidagal Dimulai: Strategi Baru Taput Perkuat Ekonomi Berbasis Koperasi
Selasa 17 Maret 2026, TAPANULI UTARA. Putrabhayangkara.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi desa. Komitmen ini diwujudkan dalam peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dipusatkan di Desa Sidagal, Kecamatan Siatasbarita, Selasa (17/03/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Deni Lumbantoruan dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran TNI, perangkat daerah, hingga tokoh masyarakat. Hadir pula Dandim 0210/Tapanuli Utara Ronald Tampubolon bersama para pemangku kepentingan lainnya yang menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap program ini.
Pembangunan gerai KDMP tidak hanya berfokus pada Desa Sidagal, tetapi juga mencakup Desa Simanampang dan Lobu Hole sebagai bagian dari pengembangan kawasan ekonomi berbasis koperasi. Model ini dirancang untuk menciptakan ekosistem usaha yang saling terintegrasi antar desa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa kehadiran gerai koperasi merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat desa. Koperasi diposisikan sebagai pusat aktivitas ekonomi, mulai dari distribusi, pemasaran, hingga pengembangan usaha mikro masyarakat.
“Gerai ini bukan sekadar tempat usaha, tetapi akan menjadi simpul ekonomi masyarakat. Di sini produk lokal bisa dipasarkan, usaha kecil bisa berkembang, dan masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung,” ujar Wakil Bupati.
Lebih jauh, ia mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah berkontribusi dalam penyediaan lahan untuk pembangunan gerai tersebut. Menurutnya, dukungan masyarakat merupakan fondasi utama keberhasilan program pembangunan berbasis partisipatif.
Konsep KDMP sendiri dirancang sebagai koperasi modern yang tidak hanya mengandalkan sistem konvensional, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha berbasis inovasi dan kebutuhan pasar. Dengan demikian, koperasi diharapkan mampu bersaing dan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.
Dari sisi kebijakan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama kemandirian ekonomi. Hal ini sejalan dengan upaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sektor informal yang tidak stabil, serta mendorong terciptanya sistem ekonomi yang lebih terorganisir.
Selain itu, pembangunan gerai KDMP juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Aktivitas operasional koperasi, mulai dari pengelolaan produk hingga distribusi, akan melibatkan tenaga kerja lokal yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh pihak, termasuk pengurus koperasi dan masyarakat desa, untuk menjaga komitmen dalam pengelolaan gerai KDMP ke depan. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
“Keberhasilan koperasi sangat bergantung pada kebersamaan dan komitmen kita dalam mengelolanya. Ini adalah milik bersama, sehingga harus dijaga dan dikembangkan secara bersama,” tambahnya.
Dengan dimulainya pembangunan gerai KDMP ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara optimistis mampu menciptakan model pengembangan ekonomi desa yang lebih mandiri, inklusif, dan berdaya saing. Program ini diharapkan menjadi contoh konkret bagaimana koperasi dapat bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi lokal yang signifikan.
Diterbitkan: Media Putra Bhayangkara (Frish)
