Pasar Banjar Sepi Menjelang Lebaran, Daya Beli Masyarakat Menurun
Banjar, 30 Maret 2025 – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pasar Banjar yang biasanya dipenuhi keramaian dan hiruk-pikuk pembeli, kini tampak sepi dan tidak sepadat tahun-tahun sebelumnya. Pada H-1 Lebaran, suasana pasar yang biasanya dipenuhi oleh masyarakat yang berbelanja kebutuhan hari raya, tahun ini justru terlihat biasa saja.
Menurut Bu Oneng, salah seorang pedagang di Pasar Banjar, kondisi ini sudah terasa sejak beberapa pekan terakhir. “Tahun ini dagangan tidak seramai dulu. Bisa ikut makan saja sudah Alhamdulillah, Pak,” ujarnya sambil tersenyum. Penurunan aktivitas perdagangan ini disebutnya berdampak langsung pada omzet yang ia peroleh.
Pantauan di lapangan juga menunjukkan area parkir dan halaman pasar yang biasanya dipadati kendaraan, kini tampak lengang. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa daya beli masyarakat mengalami penurunan signifikan.
Beberapa pedagang lainnya mengeluhkan hal serupa. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan keuntungan yang biasanya meningkat drastis menjelang Lebaran. “Perputaran uang di pasar tidak seperti dulu. Masyarakat lebih selektif dalam berbelanja, mungkin karena kondisi ekonomi yang sedang sulit,” ujar salah satu pedagang.
Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat Banjar yang mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi nasional dan inflasi yang berdampak pada daya beli. Para pedagang berharap situasi ini dapat segera membaik sehingga perputaran ekonomi di pasar tradisional kembali menggeliat di masa mendatang.
(Red. Ruli)
