Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Hadiri Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian Lapangan: Dorong Penguatan Peran PPL dalam Sektor Pertanian
Tapanuli Utara, Selasa 25 Maret 2025.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, dan Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, menghadiri Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Tapanuli Utara yang digelar di Aula Martua, Kantor Bupati. Turut mendampingi, Pj. Sekretaris Daerah David Sipahutar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Marihot Simanjuntak, Kepala Dinas Pertanian S.E.Y Pasaribu, serta Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Tutur Simanjuntak.
Rapat ini dihadiri oleh 179 PPL dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara dengan agenda utama memperkuat peran penyuluh dalam mendukung program pertanian daerah.
Bupati: PPL Garda Terdepan dalam Kemajuan Pertanian
Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa PPL memiliki peran strategis dalam mewujudkan pertanian yang maju dan berdaya saing di Tapanuli Utara. Ia menekankan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi daerah.
“PPL adalah ujung tombak dalam mendampingi petani, memastikan program pemerintah berjalan efektif, serta meningkatkan produktivitas pertanian. Oleh karena itu, kami berharap setiap penyuluh dapat bekerja optimal dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” ujar Bupati.
Untuk memperkuat peran tersebut, Bupati menyampaikan beberapa tugas utama yang harus dijalankan oleh PPL, antara lain:
1. Pendataan Kelompok Tani – Menginventarisasi kelompok tani yang aktif di setiap desa binaan.
2. Evaluasi Bantuan Pertanian – Mencatat kelompok tani yang telah menerima bantuan pemerintah.
3. Pemetaan Lahan Produktif – Melaporkan luas lahan produktif di masing-masing desa.
4. Pengawasan Pupuk Subsidi – Memastikan distribusi pupuk subsidi tepat sasaran.
5. Monitoring Masa Tanam – Mengumpulkan data terkait jadwal tanam dan kebutuhan pupuk petani.
6. Identifikasi Komoditas Unggulan – Menganalisis potensi unggulan pertanian di tiap wilayah.
7. Dukungan Program MBG – Menguatkan peran PPL dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan pemanfaatan teknologi dalam penyuluhan pertanian.
Wakil Bupati: Sinergi PPL dan Pemerintah Kunci Sukses Pertanian
Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menambahkan bahwa sinergi antara PPL dan pemerintah sangat diperlukan dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Ia menegaskan bahwa peran PPL tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai inovator dalam pengembangan sektor pertanian.
“PPL harus proaktif dalam mengatasi kendala di lapangan, berbagi informasi dengan sesama penyuluh, serta memanfaatkan teknologi untuk mempercepat transformasi pertanian,” kata Wakil Bupati.
Ia juga mendorong penyuluh untuk memperkuat komunikasi dengan petani dan terus memperbarui metode penyuluhan agar lebih efektif dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Harapan dan Kesimpulan
Rapat Koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat peran PPL dalam mendukung program pertanian yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara penyuluh dan pemerintah daerah, sektor pertanian di Tapanuli Utara diharapkan semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Diterbitkan oleh Media Putra Bhayangkara, 25 Maret 2025
Frish H. Silaban
