Hadir Dalam Sidang Klasis GPM Sula – Taliabu Didesa Nunca, Bupati Himbau Hal Ini
Taliabu, Putrabhayangkara.id – Jamaah Gereja Protestan Maluku (GPM) Jou Lau Sai Sula – Taliabu melaksanakan sidang Klasis ke 46 pada sabtu (22/03/2025)
Agenda religi tersebut dilaksanakan di Geraja Protestan Maluku (GPM) Jou Lau Sai Desa Nunca, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu.
Hadiri, sekum GPM Pdt. Sacharias I. Sapulette.,S.Th.,M.Si, Asisten I Setda Kab Pulau Taliabu Drs.M Syukur Boroe, Kabag Umum, Hasim Fokaaya, Kadis Kominfo, Basiludin Lebesi, Kadis Pertanian, Septinus Barunggu, Kasatpol PP Iwan Usia.
Dalam sambutannya, Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus yang dibacakan oleh Asisten I (satu) Drs. M Syukur Boroe mengatakan, Pemerintah Daerah berharap persidangan ke 46 Klasis Sula-Taliabu tahun 2025 mampu menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Klasis GPM Sula-Taliabu.
“Ini menjadi momentum baik untuk menyatukan misi pelayanan yang dituangkan dalam program dan kegiatan tahun 2025 nanti,” sambutnya.
Sebelumnya, GPM saat ini melaksanakan gerakan keluarga menanam,melaut dan memasarkan sebagai salah satu bentuk kepedulian gareja untuk meningkatkan kualitas hidup umat dalam sisi Ekonomi dan fenansial yang dilakukan masing-masing Jemaat di Maluku dan Maluku Utara.
Olehnya itu, Pemerintah Daerah sebagaimana disampaikan Aliong Mus melalui Asisten I akan selalu memberikan dukungan dan dorongan terhadap semua program yang bertujuan untuk kesejahteraan umat.
“kami juga berharap agar GPM Klasis Sula-Taliabu bisa mengajak seluruh jemaat untuk mampu mempraktekkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bersama sebagai makhluk ciptaan Tuhan tanpa membedakan latar belakang apapun termasuk agama,” timpanya.
Selanjutnya, Bupati Taliabu, Aliong Mus menghimbau kepada seluruh jemaat GPM Sula-Taliabu untuk menjadi berkat bagi semua, terutama bagi para pelayan jemaat.
“Pelayanan jemaat Kristen perlu dijaga keunikan dan kemurnian pelayanannya yang menjadi esensi berdirinya Gareja di tanah Maluku, diantaranya dengan terus memelihara dan mengorbankan spritual dan kristiani yang ada didalamnya” tandasnya (Den/Kominfo)
