September 25, 2026

Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Toba: Allah Hadir Menyelamatkan dan Mempersatukan

Balige Minggu 28 Desember 2025 Putrabhayangkara id

Perayaan Natal Oikumene Pemerintah Kabupaten Toba Tahun 2025 menjadi momentum spiritual dan sosial yang menegaskan persatuan umat Kristiani lintas denominasi. Kegiatan yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Toba berlangsung aman, tertib, dan khidmat dengan dihadiri ribuan undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Natal Oikumene dimaknai sebagai perwujudan kebersamaan umat Kristen dalam satu keluarga besar Allah. Istilah oikumene sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti “seluruh penghuni bumi” atau “satu rumah”, sejalan dengan pesan Yesus dalam Yohanes 17:21 tentang kesatuan umat percaya. Spirit inilah yang menjadi landasan utama pelaksanaan Natal Oikumene Pemkab Toba tahun ini.

Dalam konferensi pers, Bupati Toba Efendi Napitupulu yang didampingi Wakil Bupati Audy Murah O. Sitorus menegaskan bahwa tujuan utama Natal Oikumene adalah mempersatukan umat Kristen, menghilangkan sekat-sekat denominasi, serta membangun persekutuan yang lebih erat melalui nilai koinonia (persekutuan), diakonia (pelayanan), dan marturia (kesaksian).

“Natal adalah simbol kebersamaan. Semangat Natal mendorong kasih dan perdamaian, bukan hanya di lingkungan gereja, tetapi juga di kantor, di tengah masyarakat, dan dalam kehidupan sehari-hari. Iman kepada Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja harus menjadi kekuatan pemersatu di tengah keberagaman,” ujar Bupati Efendi.

Menjawab pertanyaan terkait doa dan harapan memasuki tahun 2026, Efendi Napitupulu menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus bekerja melayani masyarakat melalui visi “Toba Mantap”. Ia berharap seluruh program pembangunan dapat berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus berbuat yang terbaik bagi Kabupaten Toba. Melalui refleksi diri dan pembenahan berkelanjutan, kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik, sehingga Allah sungguh hadir menolong seluruh keluarga di Toba, sebagaimana firman Tuhan dalam Matius 1:21–24,” tegasnya.

Ketua Panitia Natal Oikumene Pemkab Toba 2025 yang juga Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Mulai dari panitia, pelayan firman, hingga seluruh undangan yang hadir dengan antusias.

“Puji Tuhan, Natal Oikumene berjalan dengan sangat baik. Cuaca mendukung, kehadiran undangan maksimal, dan suasana penuh sukacita,” ujarnya singkat.

Anggota DPR RI Martin Manurung yang turut hadir mengikuti rangkaian ibadah tampak khusyuk. Ia menilai semangat “Toba Mantap” sebagai refleksi positif pemerintah daerah dalam membangun kabupaten ke arah yang lebih baik.

“Kabupaten Toba sedang giat melakukan pembenahan. Banyak program sudah terlaksana dan ke depan akan semakin diperkuat. Kita semua perlu mendukung agar capaian tahun 2026 maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Toba diisi dengan ibadah bersama, paduan suara, musik rohani, serta kebersamaan lintas gereja. Turut hadir tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, ASN, pemerintah desa, serta berbagai organisasi. Acara ditutup dengan pelepasan lampion Natal, pembagian door prize, dan ramah tamah sebagai simbol harapan, sukacita, dan persatuan bagi Toba ke depan.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Jonaer Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *