September 26, 2026

Polri Bersama Pemerintah Daerah Respon Cepat Pembukaan Pemalangan Jalan Perkantoran Yang Dilakukan Oleh Sekelompok Pemuda Gereja Lira Distrik Nelawi

‎Tolikara, Papua Pegunungan, MPB — Polres Tolikara dan Brimob BKO bergerak cepat merespons aksi pemalangan jalan lintas perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Tolikara yang dilakukan oleh pemuda Gereja Lira Distrik Nelawi pada pukul 10.00 WIT. Aksi tersebut dikoordinir oleh Minggus Yikwa sebagai bentuk protes terkait pembayaran uang pembersihan lokasi perkantoran Pemda Tolikara yang hingga kini belum diterima para pemuda. Senin (08/12/2025).
‎
‎Pemalangan dilakukan sebagai tindak lanjut dari aksi serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan. Para pemuda mengaku sudah menunggu selama lima hari sesuai janji dari Kabag Umum, namun pembayaran tak kunjung diterima sehingga mereka kembali menutup akses jalan.
‎
‎Personel Polres Tolikara yang di pimpin oleh Kasat Samapta Ipda Eko Haryanto S.H, Kasat Binmas Ipda Kasrim S.E, Kasubbag Bekpal Bag Log Ipda Victor Gebze, Kaur Mintu Sat Intelkam Alfred Y. Arebo, dan KBO Sat Narkoba Ipda Lesmani Makanan serta tim siaga regu I , dan juga di back up oleh BKO Brimob Tolikara Yang Di pimpin oleh Danton Brimob Gegana BKO Tolikara IPDA Yabes Baransano.
‎
‎Sebelum menuju lokasi, Personel Polres Tolikara melaksanakan apel pengecekan personel dan persiapan bergeser ke TKP.
‎
‎Setibanya di lokasi pemalangan, Kasat Binmas Ipda Kasrim S.E , melakukan pendekatan dialogis dengan koordinator aksi, Minggus Yikwa. Para pemuda menyampaikan bahwa mereka melakukan pemalangan karena hak mereka atas pekerjaan pembersihan lahan perkantoran belum dibayarkan.
‎
‎Minggus Yikwa menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati dengan pesan “kerja dulu baru makan”, sehingga mereka menuntut realisasi pembayaran yang dijanjikan. Ia meminta pihak kepolisian untuk menghadirkan Kabag Umum guna memberikan kejelasan.
‎
‎Kasat Binmas Ipda Kasrim S.E, kemudian mengimbau pemuda untuk membuka palang dan mempercayakan proses koordinasi kepada pihak kepolisian sembari memberikan nomor kontak untuk komunikasi lanjutan.
‎
‎
‎Assisten I Setda Kabupaten Tolikara Samuel Kogoya dan Kabag Umum Pemda Tolikara Seplin Nailin Wenda, tiba di lokasi pemalangan untuk bertemu langsung dengan para pemuda.
‎Assisten I Samuel Kogoya meminta waktu tambahan guna mengoordinasikan kontribusi dari OPD terkait untuk memenuhi tuntutan para pemuda.
‎
‎Sementara itu, Kabag Umum Seplin Nailin Wenda menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan OPD-OPD untuk menyelesaikan persoalan pembayaran tersebut. Ia meminta para pemuda untuk bersabar dan memberi kesempatan Pemda menangani masalah tersebut. Dirinya juga menyatakan siap menjadi penjamin dalam proses penyelesaian.
‎
‎
‎Setelah mendengarkan penjelasan dari pihak Pemda, para pemuda akhirnya bersedia membuka palang dan meninggalkan lokasi secara tertib.
‎
‎Personel Polres Tolikara kembali ke mako dalam keadaan aman terkendali. Situasi pasca-pemalangan dinyatakan kondusif.
‎
‎
‎Polres Tolikara menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani setiap persoalan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Tolikara.
‎
Ardi / ‎Ridwan HUMAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *