September 26, 2026

Krisis Air di Tarutung: Bupati Taput Desak BBWS II Percepat Perbaikan Pipa Perumda Mual Na Tio

Medan – Senin, 10 Maret 2025

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si (JTP), bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Budiman Gultom, ST, MM, serta Direktur Perumda Mual Na Tio Tapanuli Utara, Lamtagon Manalu, S.Si, MSP, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II (BBWS II) di Medan pada Senin, 10 Maret 2025.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BBWS II, Agus Safari, didampingi Kasubbag Tata Usaha Swandy, Kepala Bidang Perencanaan Robby dan Marwan, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ramadhan. Dalam pertemuan itu, Bupati JTP menyoroti krisis air bersih yang berkepanjangan di Kota Tarutung dan sekitarnya akibat kerusakan pipa transmisi yang dibangun oleh BBWS II.

Desakan Percepatan Perbaikan Pipa dan Pemindahan Intake

Dalam dialognya, Bupati JTP meminta BBWS II segera mempercepat perbaikan pipa transmisi yang mengalami kebocoran. Kerusakan tersebut menyebabkan aliran air tidak dapat mengisi reservoar di Tangsi, sehingga pendistribusian air ke masyarakat terhambat dan memperparah krisis air di wilayah tersebut.

Selain itu, Bupati juga menekankan perlunya pemindahan intake (saluran pengambilan air) karena area tersebut terdampak genangan akibat bendung Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Bupati menilai, jika tidak segera dipindahkan, dikhawatirkan kerusakan akan terus berulang akibat banjir dan longsor di sepanjang jalur pipa transmisi yang membentang sekitar 1.200 meter.

“Kami mendesak agar BBWS II segera menangani permasalahan ini dengan cepat, karena krisis air yang berkepanjangan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Tarutung dan sekitarnya,” ujar Bupati JTP dalam pertemuan tersebut.

Tanggapan BBWS II: Upaya Perbaikan dan Koordinasi Anggaran

Menanggapi desakan tersebut, Kepala BBWS II, Agus Safari, memastikan bahwa pihaknya telah berupaya mempercepat proses perbaikan kebocoran pipa. Ia juga menyampaikan bahwa rencana pemindahan intake dan pipa transmisi akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kami segera berkoordinasi dengan Dirjen SDA untuk mengusulkan tambahan anggaran agar pemindahan pipa dan intake dapat segera direalisasikan,” jelas Agus Safari. Ia juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk mengambil langkah strategis di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung di tingkat nasional.

Krisis Air Mencuat, Masyarakat Menunggu Solusi Nyata

Krisis air di Tarutung telah berlangsung cukup lama, menyebabkan warga kesulitan memperoleh pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Keluhan masyarakat terus meningkat, terutama di daerah yang sangat bergantung pada distribusi dari reservoar Tangsi.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus mendorong percepatan perbaikan dan mencari solusi permanen guna mengatasi persoalan ini. Langkah proaktif Bupati JTP ke BBWS II diharapkan mampu mempercepat realisasi perbaikan dan mencegah krisis air semakin meluas di masa mendatang.

Diterbitkan oleh Media Putra Bhayangkara
Frish H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *