September 26, 2026

Wabup Taput Pimpin Musrenbang & Rembuk Stunting di Pahae Julu: Prioritaskan Dampak Nyata, Inovasi Layanan, dan Efisiensi Anggaran

 

Pahae Julu, Tapanuli Utara – Kamis, 6 Maret 2025

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, memimpin langsung Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kecamatan Pahae Julu Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Rembuk Stunting. Acara ini berlangsung di Gereja HKBP Sigumpulon, Pahae Julu, pada Kamis (06/03/2025), dengan agenda membahas usulan pembangunan prioritas serta strategi percepatan penanganan stunting di wilayah tersebut.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya anggota DPRD Tapanuli Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, yaitu Jimmy Tambunan (PDIP), Jufri Sitompul (PKB), Oke Ohara Sibarani (Golkar), dan Erwin Efendi Simamora (Perindo). Hadir pula Camat Pahae Julu, Ade Harry Situmorang, unsur Forkopimca, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala desa, kepala sekolah, kepala UPT, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, bidan desa, pendamping desa, TP PKK, dan insan pers.

Musrenbang: Usulan Prioritas Harus Berdampak Nyata

Dalam arahannya, Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat regulasi yang harus dilaksanakan secara bottom-up, dimulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga pemerintah pusat. Ia mendorong agar setiap usulan pembangunan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan dapat diwujudkan secara nyata di lapangan.

“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Kita harus memastikan usulan yang dihasilkan melalui Musrenbang memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Biasanya, hanya sebagian kecil usulan yang terealisasi. Karena itu, mari kita sepakati prioritas yang benar-benar penting dan mempelajari hasil Musrenbang sebelumnya untuk evaluasi,” tegas Deni.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada membangun infrastruktur baru, tetapi juga menjaga dan merawat fasilitas yang telah ada. Deni menekankan pentingnya menerapkan konsep manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam setiap program pembangunan agar berjalan sistematis dan efisien.

Penanganan Stunting: Fokus Pada Realisasi dan Koordinasi Efektif

Dalam sesi Rembuk Stunting, Wakil Bupati memberikan perhatian khusus terhadap penanganan stunting di Kecamatan Pahae Julu. Ia menyoroti penggunaan alokasi 7% dari Dana Desa yang harus digunakan secara tepat sasaran untuk menekan angka stunting.

“Kita tidak bisa hanya mengumpulkan data tanpa tindakan nyata. Saya meminta Camat dan seluruh pemangku kepentingan untuk aktif berkoordinasi dan melakukan pertemuan berkala minimal setiap tiga bulan. Upaya ini penting untuk memastikan program berjalan efektif tanpa harus mengeluarkan anggaran besar,” jelasnya.

Deni juga mengingatkan bahwa tanggung jawab menekan stunting bukan hanya di tangan tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah desa dan masyarakat.

Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dan Dunia Pendidikan

Dalam kesempatan itu, Deni menegaskan komitmennya bersama Bupati Tapanuli Utara untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, dan inovatif.

“Perubahan nyata yang paling cepat dirasakan masyarakat adalah perbaikan pelayanan publik. Saya minta dalam waktu satu bulan ke depan ada perubahan positif di seluruh sektor pelayanan,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, Deni menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin yang inovatif dan inspiratif. Ia mendorong kepala sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, termasuk menerapkan kebijakan bebas asap rokok di lingkungan sekolah.

“Sekolah yang unggul lahir dari kepemimpinan yang baik. Kepala sekolah harus mampu memotivasi guru dan siswa untuk menciptakan budaya belajar yang kondusif,” tambahnya.

Inovasi di Sektor Kesehatan dan Peningkatan Ekonomi Desa

Pada sektor kesehatan, Wakil Bupati mendorong inovasi layanan berbasis jemput bola. Ia meminta tenaga kesehatan aktif memantau kondisi masyarakat, termasuk memastikan setiap warga terdaftar di BPJS.

“Kita harus proaktif mendatangi warga yang membutuhkan layanan kesehatan. Rumah sakit dan puskesmas juga wajib menerapkan kebijakan bebas asap rokok untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” tegasnya.

Sementara itu, di sektor ekonomi desa, Deni mengarahkan kepala desa untuk memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak perekonomian lokal. Kolaborasi antardesa menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing dan memanfaatkan potensi lokal.

“Kepala desa harus fokus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui BUMDes. Jangan ada pungutan liar dalam pelaksanaan program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis,” katanya.

Ia juga mendorong gerakan bersih-bersih di seluruh Kabupaten Tapanuli Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan infrastruktur yang telah dibangun.

Komitmen Transparansi dan Efisiensi Anggaran

Menanggapi isu keterlambatan pembayaran sertifikasi guru dan dana desa, Deni menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan audit menyeluruh. Langkah ini diambil untuk memastikan anggaran digunakan secara efisien dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Efisiensi bukan berarti berhenti bekerja, tetapi memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan membawa hasil nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Sebagai bentuk transparansi, Wabup juga mengumumkan rencana pembukaan layanan call center atau hotline sebagai saluran komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kami berkomitmen membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Semua usulan akan kami evaluasi berdasarkan prioritas dan kebutuhan mendesak,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan diskusi interaktif, di mana berbagai usulan dari desa dibahas secara terbuka. Wakil Bupati menegaskan bahwa hasil Musrenbang ini akan menjadi pijakan penting dalam menyusun RKPD 2026 demi mewujudkan Tapanuli Utara yang lebih maju dan sejahtera.

Diterbitkan oleh Media Putra Bhayangkara
Frish H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *