Klinik Pratama Abung Koto Genap Setahun, Bupati Dukung Program Sosial Kesehatan
Tanggamus, PutraBhayangkara.id – Pemerintah Kabupaten Tanggamus memberikan apresiasi atas penyelenggaraan tasyakuran Milad ke-1 Klinik Pratama Abung Koto Medical di Kecamatan Kota Agung, Jumat (25/7). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Moh. Saleh Asnawi bersama Wakil Bupati Agus Suranto.
Dalam perayaan ulang tahun ini, pihak klinik menggelar kegiatan sosial berupa layanan khitan gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Pelayanan kesehatan tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Pelayanan kesehatan adalah pondasi utama pembangunan manusia. Dan bakti sosial seperti ini sangat membantu masyarakat,” ujar Bupati Saleh dalam keterangannya kepada wartawan.
Bupati juga memberikan tali asih secara simbolis kepada peserta khitan gratis, yang dilaksanakan di halaman klinik yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, Pekon Kota Agung, Kecamatan Kota Agung.
Pemilik Klinik Abung Koto, Sustina, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran kepala daerah dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, dukungan pemerintah menjadi penyemangat tersendiri bagi tenaga medis dan manajemen.
“Ini sangat membesarkan hati kami. Harapan kami, pelayanan yang kami berikan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” kata Sustina kepada CNN Indonesia.
Sustina menyebut, layanan klinik meliputi rawat jalan, rawat inap, layanan persalinan, USG, poliklinik, psikologi, serta khitan. Program khitan gratis sendiri ditujukan untuk warga kurang mampu dan yang tidak menggelar hajatan.
Meski telah memenuhi syarat fasilitas kesehatan sesuai standar Kementerian Kesehatan, Sustina mengungkapkan bahwa kliniknya masih terkendala dalam menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Ia menilai alasan yang diberikan belum sejalan dengan kondisi lapangan.
Menurutnya, fasilitas yang ada di Kota Agung belum sepenuhnya memadai untuk melayani puluhan ribu peserta BPJS. “Contohnya Puskesmas yang menangani 28 ribu peserta, tapi hanya memiliki dua dokter,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Sustina menyatakan pihaknya telah berdialog dengan Bupati dan berharap adanya fasilitasi untuk proses kemitraan dengan BPJS. Sementara itu, klinik tetap membuka pelayanan dengan memberikan diskon atau subsidi bagi pasien yang tidak mampu.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Saleh menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan dan profesionalisme klinik. “Kami berharap klinik seperti ini menjadi contoh bagi penyedia layanan kesehatan lainnya di daerah,” tandasnya.
Perayaan milad ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus Taufik Hidayat, Plt Asisten I Belli Pahlupi, serta warga dari lingkungan sekitar. (WG YONE)
