Sambut HUT ke-22 Kabupaten Humbahas, Dinas Lingkungan Hidup Gelar Gotong-Royong Bersihkan Drainase di Doloksanggul
Humbang Hasundutan, Rabu 16 Juli 2025
Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang jatuh pada 28 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Humbahas melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menggelar kegiatan gotong-royong massal di pusat ibu kota, Doloksanggul, Rabu (16/7). Fokus kegiatan kali ini adalah pembersihan saluran drainase guna mengantisipasi genangan dan banjir di kawasan padat penduduk.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sabar Lampos Purba, ST, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari gerakan bersih yang telah lebih dulu dilaksanakan bersama masyarakat. Ia menegaskan bahwa semangat gotong-royong masih menjadi cara efektif untuk menyelesaikan persoalan lingkungan sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
> “Kami mengerahkan petugas ‘Pasukan Orange’ dari Dinas Lingkungan Hidup, lengkap dengan alat berat jenis Backhoe Loader untuk membantu membuka dan mengangkat tutup drainase yang tertutup permanen. Setelah dibuka, sampah dan lumpur di dalamnya dibersihkan, lalu dibuang ke tempat pembuangan sampah resmi,” ujar Sabar.
Pembersihan drainase tersebut menyasar beberapa titik rawan genangan di sepanjang ruas jalan utama Doloksanggul. Saluran yang selama ini tertutup sampah dan endapan lumpur kini dibuka kembali alirannya, memberi harapan baru bagi penanganan banjir lokal.
Dalam kegiatan tersebut, terlihat pula keterlibatan langsung dari tokoh masyarakat setempat, termasuk Kepala Desa Pasaribu. Ia menghimbau warganya untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
> “Kita harus menjadikan gotong-royong ini sebagai kegiatan rutin. Minimal, kita laksanakan pembersihan lingkungan bersama-sama sekali dalam enam bulan,” ungkap Kades Pasaribu.
Antisipasi Banjir dan Edukasi Lingkungan
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Humbahas dalam mengubah pola pikir masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Tak hanya memperbaiki drainase, kegiatan ini juga menjadi momen edukasi agar warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air.
> “Permasalahan banjir tidak hanya disebabkan curah hujan tinggi, tapi juga karena saluran yang tersumbat. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat sekitar aktif terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” tambah Sabar Lampos Purba.
Perlu Dukungan Berkelanjutan
Meski inisiatif gotong-royong ini patut diapresiasi, Dinas Lingkungan Hidup menyadari bahwa solusi jangka panjang memerlukan dukungan lintas sektor. Pemeliharaan drainase, edukasi lingkungan, dan penegakan aturan kebersihan mesti dilaksanakan secara terintegrasi dan rutin.
Pemerintah daerah direncanakan akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan monitoring berkala, serta mendorong desa-desa dan kelurahan untuk membentuk tim kebersihan mandiri yang dipantau langsung oleh aparat desa dan perangkat daerah.
Dengan semangat gotong-royong yang masih terjaga, Pemkab Humbahas berharap momen menyambut HUT ke-22 ini tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga momentum refleksi terhadap pentingnya menciptakan kota yang bersih, sehat, dan tanggap terhadap bencana lingkungan.
Reporter: Frish H. Silaban
Editor: Media Putra Bhayangkara
Tanggal Publikasi: Rabu, 16 Juli 2025
