Pemdes Kuniran Laksanakan Pembagunan Tembok Penahan Tanah Di Dusun Krajan
Ngawi putra bhayangkara, Pembangunan infrastruktur desa kuniran kecamatan sine Kabupaten Ngawi, secara keseluruhan telah mendatangkan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat desa, terbukti para pekerja semua dari warga masyarakat desa kuniran .
Pemerintah Desa kuniran memanfaatkan Dana Desa (DD) untuk pembangunan Tembok penahan tanah di dusun krajan RT.0O3 RW.002 Desa kuniran dengan total biaya sebesar Rp.60.000,000 dengan
Volume:p:130M1VOl:45, 90M3
yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025
Tim Pelaksana Kegiatan (TPK ), hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkokoh akses jalan desa supaya tidak ada penggerusan Tanah. Selain itu juga untuk mempermudah akses perekonomian warga setempat, ungkapnya, jumat (25 /04/2025).
Pemerintah Desa kuniran berharap agar masyarakat selalu bersyukur karena dalam merealisasikan Dana Desa terap fokus pada infrastruktur karena jalan yang dulunya tergerus air saat musim hujan sekarang menjadi rapi dan kokoh.
Djoko sukedro kepala desa kuniran saat ditemui awak media putra bhayangkara menyampaikan, pembangunan Tembok penahan tanah Ini juga untuk mencapai tujuan mensejahterakan masyarakat. Oleh sebab itulah Pemerintah Desa kuniran memanfaatkan dana dari Pemerintah dengan maksimal untuk kepentingan masyarakat.
“Selain berfungsi sebagai penahan tanah dari ancaman longsor, tembok penahan tanah tersebut juga memiliki fungsi sebagai penunjang jalan lingkungan yang berada diatasnya agar tidak amblas sewaktu-waktu.” Tuturnya
Terlebih lagi jalan lingkungan tersebut memiliki fungsi yang sangat vital bagi warga sekitar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Lebih lanjut dikatakan, satu per satu rencana pembangunan fisik yang ada di desanya telah dimusyawarahkan dan disepakati bersama antara Pemerintahan Desa, TPK, BPD, LPMD, RT, RW, dan tokoh masyarakat yang sudah terlaksana sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
Djoko sekedro kepala desa kuniran berharap semoga setiap tahunya tiap-tiap dusun agar ada pengerjaan fisik seperti pembangunan tembok penahan tanah (TPT) agar jalannya tidak terjadi penggerusan tanah.
“Karena dengan dibangunnya Tembok penahan ini, jalan menuju pemukiman masyarakat jadi bagus dan kokoh sehingga mempermudah akses warga, semoga warga masyarakat bisa merasakan manfaatnya” pungkasnya djoko sukedro
(sadino)
