Rutan Balige Gelar Pekan Olahraga dan Seni untuk Warga Binaan: Bangun Semangat, Kreativitas dan Integrasi Sosial
Balige, Jumat 11 April 2025
Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige, di bawah naungan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, secara resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pembukaan acara berlangsung di lapangan blok Sisingamangaraja Rutan Balige, Jumat (11/04/2025), dengan suasana yang semarak, penuh semangat kekeluargaan.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Edison Tambunan, yang mewakili Kepala Rutan Balige David Nicolas. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Porseni bukan sekadar ajang hiburan semata, melainkan menjadi salah satu strategi pembinaan mental, fisik, dan emosional warga binaan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Melalui olahraga dan seni, kita tanamkan nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, kerja sama tim, serta semangat membangun karakter positif bagi para warga binaan dalam menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61,” ungkap Edison Tambunan di hadapan seluruh peserta dan jajaran petugas.
Ragam Lomba dan Antusiasme WBP
Adapun cabang-cabang kegiatan yang dilombakan meliputi futsal, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, catur, lomba menyanyi, hingga balap terompah antar kamar blok hunian. Setiap jenis perlombaan dirancang untuk mendorong partisipasi aktif dan membangkitkan semangat kebersamaan antar sesama warga binaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengembangkan keterampilan interpersonal dan bakat terpendam yang telah diasah melalui berbagai program pembinaan di Rutan Balige.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa para peserta mengikuti kegiatan dengan antusiasme tinggi. Sorak-sorai dan tepuk tangan kerap mewarnai jalannya pertandingan, menunjukkan tingginya semangat kompetisi yang sehat dan suasana harmonis antara warga binaan dan petugas.
Pendidikan Karakter dan Reintegrasi Sosial Melalui Porseni
Lebih dari sekadar kegiatan fisik, Porseni di lingkungan pemasyarakatan merupakan bagian integral dari pendekatan pembinaan berbasis pendidikan karakter dan reintegrasi sosial. Aktivitas seni dan olahraga terbukti mampu menjadi media ekspresi, penyaluran emosi, dan peningkatan rasa percaya diri, yang sangat dibutuhkan dalam proses reintegrasi warga binaan ke tengah masyarakat.
Penelitian dalam bidang pemasyarakatan juga menunjukkan bahwa partisipasi dalam kegiatan kolektif yang positif mampu mengurangi stres, meningkatkan kebugaran, serta memperkuat relasi sosial antar individu dalam lingkungan tertutup seperti rutan atau lapas.
Simbol Pembukaan: Tendangan Perdana Futsal
Sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan, Ka. KPR Edison Tambunan melakukan tendangan pertama ke arah gawang dalam pertandingan futsal pembuka. Aksi ini disambut sorak gembira dari para peserta dan petugas, menjadi penanda dimulainya Porseni dengan semangat yang membara.
Komitmen Rutan Balige dalam Pembinaan Humanis
Kepala Rutan Balige, David Nicolas, dalam pernyataannya menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengembangkan pola pembinaan yang humanis, integratif, dan berkelanjutan. Kegiatan seperti Porseni adalah bukti nyata bahwa pemasyarakatan bukan sekadar penahanan, tetapi ruang rehabilitasi sosial, moral, dan karakter individu.
“Kami terus berupaya menciptakan suasana rutan yang kondusif dan produktif, sekaligus mendukung seluruh warga binaan untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” tutur David.
RUTAN BALIGE: RUBAGE KERAS!
Dengan semangat Kolaboratif, Edukatif, Responsif, Amanah, dan Sinergi, Rutan Balige terus membuktikan diri sebagai institusi pemasyarakatan yang progresif, adaptif, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.
Diterbitkan oleh: Media Putra Bhayangkara 11 April 2025
Frish H. Silaban
