September 26, 2026

Optimalisasi Pakan Ternak Sebagai Strategi Ketahanan Pangan Lokal: Bupati Taput Realisasikan Program 100 Hari Kerja

Tapanuli Utara, Rabu 09 April 2025

Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan berbasis peternakan, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., meninjau langsung Pabrik Pengolahan Pakan Ternak di Desa Simamora Hasibuan, Kecamatan Pagaran. Kunjungan ini menjadi bagian dari realisasi Program 100 Hari Kerja Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2025.

Pabrik tersebut dikelola oleh Kelompok Tani Parhitean Damai Sejahtera dan dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024. Keberadaan pabrik ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam penyediaan pakan ternak yang berkualitas, mandiri, dan terjangkau untuk mendukung peningkatan produksi peternakan lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Taput AKBP Ernis Sintinjak, Pasiter Kodim 0210 TU Lasa Napitupulu, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Tarutung Putri J. Sihombing, SH, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Pagaran Herianto Nababan, para kepala desa dan kepala UPT se-Kecamatan Pagaran, serta masyarakat setempat.

Strategi Produksi Pakan Mandiri dan Efisiensi Biaya

Menurut laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taput, Longgos Pandiangan, pabrik ini mampu memproduksi pakan dengan harga jual target hanya Rp3.000 per kilogram. Namun, dalam tahap awal, harga pakan masih berada pada kisaran Rp12.000 per kilogram akibat tingginya harga bahan baku.

“Dengan pengelolaan mandiri oleh kelompok ternak, kami optimis biaya produksi bisa ditekan, sehingga harga pakan jauh lebih terjangkau,” ujar Bupati JTP dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan enam kelompok ternak yang telah dibentuk untuk mengoperasikan pabrik secara berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu memutus ketergantungan peternak pada pakan dari luar daerah dan sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal.

Dampak Sosial-Ekonomi dan Komitmen Lanjutan Pemerintah

Lebih lanjut, Bupati Taput menyampaikan bahwa keberhasilan program ini akan menjadi dasar bagi kebijakan lanjutan pemerintah dalam memberikan bantuan hewan ternak kepada kelompok masyarakat yang menunjukkan kinerja produksi yang baik.

“Kami ingin menghidupkan kembali semangat beternak di tengah masyarakat. Jika produksi pakan berjalan konsisten selama satu tahun, maka pemerintah akan memberikan bantuan ternak sebagai bentuk keberlanjutan program ini,” tegasnya.

Kepala Desa Simamora Hasibuan, dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap masyarakat desa. Namun ia juga menyampaikan tantangan yang dihadapi kelompok tani, khususnya terkait pengadaan bahan baku dan ketersediaan alat berat seperti traktor.

Pendampingan Berkelanjutan dan Evaluasi Program

Sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk melakukan pendampingan teknis, pelatihan, serta evaluasi berkala terhadap operasional pabrik. Kolaborasi lintas sektor dan kemitraan dengan akademisi maupun swasta juga akan dikembangkan guna memastikan keberhasilan program secara menyeluruh.

Upaya ini merupakan wujud nyata pembangunan pertanian-peternakan terpadu di Tapanuli Utara yang berpihak pada kebutuhan masyarakat dan menjawab tantangan ekonomi lokal.

Diterbitkan Oleh: Media Putra Bhayangkara.
Penulis Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *