Bangun Kedekatan dengan Masyarakat, Wakapolres Mamberamo Tengah Sambangi Warga di Pasar Sentral Kobakma
KOBAKMA – Kehadiran seorang anggota Polri di tengah masyarakat memiliki makna lebih dari sekadar menjalankan tugas kepolisian. Ada pesan kepedulian, perhatian, dan komitmen untuk membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.
Semangat itulah yang tercermin dalam kunjungan sambang Wakapolres Mamberamo Tengah KOMPOL Dr. Daniel Pangala, S.H., M.H., di Pasar Sentral Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kamis (5/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Mamberamo Tengah.
Di tengah aktivitas perdagangan yang berlangsung, Wakapolres menyempatkan diri menyapa para pedagang dan warga yang sedang beraktivitas. Komunikasi berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Melalui dialog secara langsung, Wakapolres membangun ruang komunikasi yang terbuka sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.
Pasar sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat menjadi tempat strategis untuk menjalin kedekatan sekaligus mengetahui secara langsung situasi dan kondisi keamanan di lingkungan sekitar. Kehadiran Polri di ruang publik diharapkan mampu memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Kegiatan sambang tersebut juga merupakan wujud pendekatan humanis Polres Mamberamo Tengah dalam mengedepankan komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat melalui sikap ramah, terbuka, dan responsif.
Melalui kegiatan ini, Polres Mamberamo Tengah terus memperkuat komitmen untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kedekatan antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang damai, karena keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
Selama kunjungan berlangsung, situasi Pasar Sentral Kobakma terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Polri hadir, masyarakat merasa dekat. Dari komunikasi yang humanis tumbuh kepercayaan, dari kebersamaan terbangun keamanan.
