Pemkab Humbahas Percepat Pemulihan Arsip ASN Terdampak Bencana
TAPANULI UTARA – Rabu 16 September 2026. Putrabhayangkara.id
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengikuti kegiatan pembinaan dan pendampingan rekonstruksi serta rehabilitasi arsip Aparatur Sipil Negara (ASN) terdampak bencana yang dilaksanakan Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan, di Aula Kantor Bupati Tapanuli Utara, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 16–17 September 2026, tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan rekonstruksi dan rehabilitasi arsip ASN terdampak bencana di wilayah Sumatera Tahun 2025.
Dari Pemkab Humbahas, kegiatan dihadiri Staf Ahli Bupati Parman Lumban Gaol, Kepala BKSDM Benyamin Nababan, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban Gaol, Kepala Dinas Pendidikan, serta sejumlah staf terkait.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara diwakili Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, Kepala BKPSDM Jenry Simanjuntak, serta jajaran terkait lainnya.
Rapat tersebut membahas teknis pelaksanaan inventarisasi, penelusuran, serta pemutakhiran kondisi arsip kepegawaian ASN yang hilang atau mengalami kerusakan akibat bencana.
Dalam pelaksanaannya, setiap instansi diminta melakukan pengecekan terhadap arsip ASN terdampak dan memperbarui data sesuai kondisi sebenarnya melalui tautan inventarisasi yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran kondisi arsip kepegawaian secara menyeluruh, sehingga proses rekonstruksi dan rehabilitasi dapat dilaksanakan berdasarkan data yang akurat.
Selain Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Tapanuli Utara, kegiatan rekonstruksi dan rehabilitasi arsip ASN juga mencakup Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Langkat, serta Kota Binjai.
Melalui pembinaan dan pendampingan dari Kantor Regional VI BKN Medan, pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan arsip kepegawaian ASN yang terdampak bencana.
Pemulihan arsip tersebut juga bertujuan memastikan dokumen dan data kepegawaian tetap tersedia, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung pelayanan administrasi kepegawaian.
Arsip kepegawaian memiliki peran penting dalam berbagai proses administrasi ASN, termasuk pemenuhan hak-hak kepegawaian. Oleh karena itu, keberadaan dokumen yang lengkap dan terpelihara menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menjaga kelancaran pelayanan kepada ASN.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlanjutan pengelolaan arsip dan data ASN pascabencana melalui koordinasi serta pendampingan antara BKN dan pemerintah daerah.
Dengan dilaksanakannya inventarisasi, penelusuran, dan pemutakhiran data, proses pemulihan arsip diharapkan dapat berjalan lebih terarah, sehingga kebutuhan administrasi kepegawaian ASN terdampak bencana tetap dapat dilayani dengan baik.
Frish. H. Silaban
