Polri Perkuat Penanganan Karhutla Di Kukar, Serdik Sespimti Tinjau Langsung Posko Dan Strategi Penanganan
Kaltim//www.putrabhayangkara.id,
*Kutai Kartanegara* – Polri terus menunjukkan komitmen dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi, pemantauan kondisi wilayah, serta sinergitas bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait.
Komitmen tersebut turut menjadi perhatian dalam kegiatan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Serdik Sespimti Dikreg ke-36 T.A. 2026 di wilayah Polda Kalimantan Timur, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 11 peserta didik (Serdik) Sespimti bersama Pati Pendamping (Paping) melaksanakan kunjungan dan diskusi terkait penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Polres Kutai Kartanegara. Setibanya di Polres Kukar sekitar pukul 11.00 WITA, rombongan disambut Wakapolres Kukar dan Kabag Ops. Selanjutnya, peserta mengikuti paparan terkait penanganan karhutla yang dilaksanakan di Command Center Karhutla Polres Kukar.
Dalam paparan tersebut disampaikan berbagai langkah penanganan karhutla, mulai dari pemantauan wilayah, kesiapsiagaan personel, koordinasi lintas sektor hingga langkah penanganan apabila ditemukan titik api. Kegiatan juga diikuti secara daring oleh salah satu Serdik, KBP Eko Prasetyo.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Posko Karhutla di Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.15 WITA, para Serdik mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama Sekda Kabupaten Kukar, Wakapolres Kukar, Kepala BNPB, unsur Forkopimcam, tim relawan, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
FGD tersebut menjadi forum untuk melihat secara langsung kondisi penanganan karhutla di lapangan sekaligus menggali berbagai langkah strategis yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah, Polri, TNI, relawan, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani karhutla.
Setelah kegiatan di posko, rombongan kemudian bergeser menuju Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam kesempatan tersebut, Kadiskominfo Kabupaten Kukar memaparkan kondisi wilayah yang terdampak karhutla serta perkembangan penanganan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
*Kabid Humas Polda Kaltim menegaskan bahwa Polri menempatkan penanganan karhutla sebagai salah satu fokus utama, khususnya dalam menghadapi potensi peningkatan titik api di wilayah Kalimantan Timur.*
“Polri terus fokus pada upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Tidak hanya ketika kebakaran terjadi, tetapi juga melalui deteksi dini, pemantauan titik api, kesiapsiagaan personel, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, BNPB, BPBD dan seluruh stakeholder,” ujar Kabid Humas Polda Kaltim.
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan menimbulkan persoalan kesehatan serta keamanan apabila tidak ditangani dengan cepat.
“Kecepatan dalam merespons setiap potensi titik api menjadi hal penting. Karena itu, jajaran Polda Kaltim terus melakukan pemantauan dan memperkuat koordinasi sampai tingkat kewilayahan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” lanjutnya.
Kabid Humas menambahkan, kegiatan PKDN Serdik Sespimti di wilayah Polda Kaltim menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung bagaimana Polri bersama seluruh pemangku kepentingan membangun pola penanganan karhutla yang terpadu.
“Yang kita bangun bukan hanya respons terhadap kebakaran, tetapi sistem penanganan yang terintegrasi. Mulai dari pencegahan, deteksi dini, respons cepat, pemadaman, pendinginan, hingga evaluasi dan edukasi kepada masyarakat. Semua harus berjalan secara bersama-sama,” tegasnya.
Melalui sinergitas tersebut, Polri berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap upaya perlindungan masyarakat dan lingkungan, sekaligus memastikan penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Timur dapat dilakukan secara cepat, terukur dan berkelanjutan.
Kegiatan PKDN Serdik Sespimti Dikreg ke-36 T.A. 2026 di wilayah Polda Kaltim selanjutnya ditutup dengan pergeseran rombongan menuju Hotel Mercure Samarinda untuk melaksanakan rangkaian kegiatan berikutnya.
*Humas Polda Kaltim/ 4bay
