Pemkab Taput Percepat Perbaikan Jalan dan Jembatan di Garoga, Sejumlah Titik Jadi Prioritas
TAPANULI UTARA — Selasa 08 September 2026. Putrabhayangkara.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Hubungan terkait (PUTRHub) mempercepat penanganan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Garoga pada Tahun Anggaran 2026.
Perbaikan tersebut mencakup penanganan infrastruktur yang terdampak bencana alam, pengerjaan ruas jalan melalui APBD Tahun Anggaran 2026, serta tindak lanjut terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kunjungan kerja Bupati Tapanuli Utara ke Kecamatan Garoga.
Langkah tersebut dilakukan untuk memulihkan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendukung mobilitas masyarakat serta memastikan akses transportasi yang lebih aman bagi warga.
Salah satu fokus penanganan berada pada sejumlah jembatan yang terdampak bencana. Pemerintah daerah melakukan perbaikan sayap Jembatan Aek Hadataran pada jalur menuju Hadataran, Desa Lontung Jae 2, serta Jembatan Aek Siangkaton yang menjadi akses menuju Desa Gonting Salak.
Perbaikan pada kedua titik tersebut diarahkan untuk mengembalikan fungsi infrastruktur sehingga akses masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal dan aman.
Selain penanganan dampak bencana, Pemkab Tapanuli Utara juga tengah melaksanakan sejumlah pekerjaan fisik jalan melalui APBD Tahun Anggaran 2026.
Beberapa ruas yang masuk dalam pengerjaan antara lain jalan Ramba Siala menuju Simpang 3 Peaeaja, Parinsoran menuju Pangorian, serta ruas Bulu Payung menuju Pagaran Padang dan Sibargot.
Pengerjaan pada sejumlah ruas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas jaringan jalan yang digunakan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas ekonomi dan akses antarpermukiman.
Sementara itu, aspirasi masyarakat juga menjadi bagian dari agenda pembangunan infrastruktur di Kecamatan Garoga.
Melalui perubahan APBD (P-APBD), pemerintah daerah mengalokasikan sejumlah kegiatan sebagai tindak lanjut atas usulan warga yang disampaikan ketika Bupati Tapanuli Utara melakukan kunjungan kerja ke wilayah tersebut.
Pekerjaan yang diakomodasi melalui P-APBD antara lain pembenahan jalan dan drainase keliling ibu kota Kecamatan Garoga, penanganan ruas jalan Sibalanga menuju Parhudonan, Parsosoran menuju Hadataran, serta Parinsoran menuju Sibudil.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan penanganan pada titik longsor di Ramba Siala sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan kelancaran akses masyarakat.
Berbagai pekerjaan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di Garoga tidak hanya diarahkan pada pembangunan ruas jalan baru, tetapi juga mencakup pemeliharaan, pemulihan infrastruktur terdampak bencana, perbaikan drainase serta penanganan titik-titik yang dinilai membutuhkan perhatian.
Pemkab Tapanuli Utara menilai keberadaan jalan dan jembatan yang aman merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang berfungsi baik dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung kegiatan perekonomian di wilayah kecamatan hingga desa.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat mendukung proses pengerjaan di lapangan serta bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun maupun diperbaiki.
Dengan pelaksanaan pekerjaan secara bertahap melalui APBD maupun P-APBD serta penanganan titik terdampak bencana, Pemkab Tapanuli Utara berharap konektivitas wilayah Garoga semakin baik dan kebutuhan dasar masyarakat terhadap akses transportasi yang aman dapat terpenuhi.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk merespons kebutuhan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap, terukur dan disesuaikan dengan prioritas di lapangan.
Frish. H. Silaban
