September 8, 2026

Diskominfo Toba Perkuat Respons Pengaduan Publik Melalui Coaching Clinic SP4N-LAPOR!

IMG-20260908-WA0042

TOBA – Selasa 08 September 2026. putrabhayangkara.id

Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan aspirasi dan pengaduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Coaching Clinic SP4N-LAPOR! yang dilaksanakan pada 8 hingga 11 September 2026 di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat se-Kabupaten Toba. Coaching Clinic tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas Pejabat Penghubung SP4N-LAPOR! dalam mengelola setiap laporan masyarakat secara tepat, cepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Masyarakat saat ini dapat dengan mudah menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun informasi terkait pelayanan publik melalui SP4N-LAPOR!. Oleh karena itu, keberadaan sistem tersebut menjadi salah satu sarana penting dalam membangun komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait pengelolaan akun, proses verifikasi dan disposisi laporan, penyusunan tanggapan, mekanisme tindak lanjut pengaduan, pemenuhan batas waktu penyelesaian, hingga peningkatan kualitas respons kepada masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, secara resmi membuka kegiatan Coaching Clinic tersebut.

Dalam arahannya, Tumpal menegaskan bahwa SP4N-LAPOR! bukan sekadar sebuah aplikasi pengaduan, tetapi merupakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, pengaduan, dan informasi yang berkaitan dengan pelayanan publik.

«“Kegiatan ini penting karena SP4N-LAPOR! merupakan sarana masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, aspirasi, dan informasi terkait pelayanan publik. Setiap laporan yang masuk harus menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh OPD sesuai kewenangannya,” ujar Tumpal.»

Berdasarkan data pengelolaan SP4N-LAPOR! sejak tahun 2019 hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 191 laporan telah masuk melalui sistem tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 laporan telah selesai ditangani, sementara 12 laporan masih dalam proses penanganan. Selain itu, terdapat 119 laporan yang berdasarkan data masih memerlukan tindak lanjut sesuai mekanisme dan kewenangan instansi terkait.

Data tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi bersama bagi Pemerintah Kabupaten Toba untuk terus meningkatkan efektivitas pengelolaan pengaduan masyarakat.

Tumpal mengatakan, setiap laporan yang masuk perlu mendapatkan perhatian serius karena pada dasarnya laporan tersebut merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam menyampaikan persoalan maupun masukan terkait pelayanan publik.

Menurutnya, masyarakat yang telah menyampaikan laporan juga perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan proses penanganan pengaduannya.

«“Untuk itu, saya meminta kepada seluruh OPD agar segera mengecek dan menindaklanjuti laporan yang menjadi kewenangannya. Selain tindak lanjut, kita juga harus memperhatikan batas waktu penyelesaian laporan. Jangan sampai laporan dibiarkan terlalu lama tanpa kepastian. Jika masih dalam proses, pelapor perlu diberikan informasi mengenai perkembangan laporan tersebut,” tegasnya.»

Melalui Coaching Clinic SP4N-LAPOR!, Pemerintah Kabupaten Toba berharap seluruh Pejabat Penghubung pada OPD dan kecamatan dapat semakin memahami tugas serta mekanisme pengelolaan pengaduan masyarakat.

Penguatan kapasitas ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antarinstansi, mempercepat proses tindak lanjut laporan, serta meningkatkan kualitas respons pemerintah terhadap berbagai aspirasi dan pengaduan masyarakat.

Ke depan, SP4N-LAPOR! diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai kanal penyampaian pengaduan, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Toba.

Dengan pengelolaan yang semakin baik, cepat, transparan, dan responsif, Pemerintah Kabupaten Toba berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah dapat terus meningkat.

Media Putra Bhayangkara .id (Jonaer Silaban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *