Sambut Komisi VII DPR RI di Silangit, Pemkab Taput Perkuat Sinergi Pengembangan IKM dan UMKM
TAPANULI UTARA – Kamis 03 September 2026. Putrabhayangkara.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah. Langkah tersebut ditandai dengan penyambutan rombongan Pimpinan dan Anggota Komisi VII DPR RI bersama sejumlah kementerian, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta perbankan di Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Kamis (3/9/2026).
Kedatangan rombongan tersebut disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Henry M. M. Sitompul, M.Si. Penyambutan berlangsung sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja yang membawa agenda penguatan sektor ekonomi masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara.
Rombongan Komisi VII DPR RI hadir bersama jajaran Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian UMKM, Kementerian Perindustrian, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta PT Bank Sumut.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif dan sektor perbankan dalam memperkuat fondasi perekonomian daerah, khususnya yang berkaitan dengan pelaku usaha kecil dan menengah.
Kunjungan kerja tersebut diarahkan pada sejumlah sektor strategis, di antaranya penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM), perluasan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta pengembangan potensi ekonomi kreatif lokal.
Bagi Tapanuli Utara, penguatan sektor IKM dan UMKM dinilai memiliki posisi penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Pelaku usaha lokal membutuhkan dukungan yang tidak hanya berupa kebijakan, tetapi juga akses pembiayaan, pengembangan kapasitas serta peluang untuk meningkatkan daya saing produk.
Melalui sinergi tersebut, pemerintah daerah dapat menghubungkan berbagai potensi ekonomi masyarakat dengan dukungan program pemerintah pusat dan lembaga pembiayaan.
Kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif juga menjadi bagian penting dalam pengembangan potensi ekonomi kreatif lokal. Sektor ekonomi kreatif memiliki peluang untuk dikembangkan melalui penguatan produk, peningkatan kualitas, inovasi dan perluasan akses pasar.
Sementara itu, keterlibatan Kementerian Perindustrian diharapkan dapat memperkuat pengembangan IKM sehingga pelaku industri lokal mampu meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk. Dukungan kebijakan yang terintegrasi diperlukan agar industri masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dari sisi pembiayaan, keterlibatan Kementerian UMKM dan PT Bank Sumut menjadi bagian penting dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha. Kemudahan memperoleh pembiayaan menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kolaborasi tersebut agar berbagai dukungan kebijakan dan fasilitas yang diberikan pemerintah pusat dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sekda Taput Henry M. M. Sitompul menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi penting agar berbagai potensi yang dimiliki daerah dapat dikembangkan secara optimal.
Kolaborasi antara Komisi VII DPR RI, kementerian terkait, Pemprov Sumut, Pemkab Taput dan lembaga perbankan diharapkan tidak berhenti pada agenda kunjungan, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk program dan kebijakan yang konkret.
Penguatan IKM, perluasan akses pembiayaan UMKM dan pengembangan ekonomi kreatif diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat di Tapanuli Utara. Dengan dukungan lintas sektor, pelaku usaha lokal diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar dan bersaing secara lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan terus mendorong agar potensi ekonomi masyarakat dapat memperoleh dukungan yang memadai dari berbagai pemangku kepentingan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelaku usaha di daerah.
Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI bersama unsur kementerian, Pemprov Sumut dan perbankan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyatukan langkah dalam mengembangkan sektor ekonomi produktif di Tapanuli Utara.
Frish. H. Silaban
