September 25, 2026

Ribuan Masyarakat Padang Pariaman Hadiri Puncak Mauluik Gadang Tahun 2026, Bupati JKA Bangga dan Ucapkan Terima Kasih

IMG-20260826-WA0005

Parit Malintang, putra bhayangkara.id.

Puncak peringatan Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 berlangsung meriah dan penuh makna di halaman Masjid Raya IKK Ali Mukhni, pada Selasa 25/8/2026.

Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian penutupan yang tidak hanya menghadirkan nuansa religius, tetapi juga menampilkan kekayaan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun di Ranah Padang Pariaman.

‎halaman Kantor Bupati hingga didalam Masjid sejak pagi, telah dipenuhi masyarakat yang antusias untuk menyaksikan berbagai prosesi adat, mulai dari arak-arakan bungo lado, penerimaan jamba, tradisi badoncek, hingga penerimaan lamang. Seluruh rangkaian tersebut berpadu harmonis dengan lantunan badikia yang menghadirkan suasana khidmat sekaligus mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

Ribuan masyarakat yang tumpah ruah, hadir juga ‎Bupati Kabupaten Padang Pariaman Dr. John Kenedy Azis, SH.MH bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat langsung resmi menutup rangkaian Mauluik Gadang 2026.

Bupati Bupati JKA dalam sambutannya, secara bahagia mengungkapkan rasa bangga atas semangat kebersamaan masyarakat yang mampu menjaga tradisi sekaligus menjadikan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keislaman.

‎”Momentum Mauluik Gadang ini mari kita jadikan peringatan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW sebagai kesempatan untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, memperkokoh persatuan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Kita ingin nilai-nilai keteladanan Rasulullah tidak hanya kita dengarkan dalam bentuk tausiyah, tetapi benar-benar kita hadirkan dalam kehidupan kita,” ujar Bupati.

‎Menurut mantan anggota DPR RI dua periode bahwa Mauluik Gadang bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang bersama yang menyatukan nilai agama, adat, serta budaya masyarakat Padang Pariaman. Tradisi ini menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat.

‎Dan iapun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan Mauluik Gadang selama tiga hari.

‎”Saya menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu yang telah menyiapkan jamba dan membuat lamang, kepada para donatur yang telah badoncek, kepada para alim ulama, tuanku, serta panitia pelaksana. Tanpa kebersamaan dan semangat gotong royong kita semua, kegiatan ini tidak akan berjalan semeriah ini,” ungkapnya.

‎Puncak peringatan Mauluik Gadang 2026 turut dihadiri Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, perwakilan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Barat Drs. Besri Rahmad, MM, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Dr. Mukhlis, S.H., M.H., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Endarmy, unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Padang Pariaman, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, Forkopimca, para wali nagari, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

‎Sebagai penutup, seluruh tamu dan masyarakat mengikuti makan bajamba, tradisi yang sarat makna kebersamaan, persaudaraan, dan saling berbagi. Duduk bersama tanpa memandang perbedaan menjadi simbol kuat bahwa nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu masih hidup dan terus mengakar di tengah masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, Propinsi Sumatera Barat. (Leo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *