Agustus 14, 2026

Polres Humbahas Edukasi Pelajar SMA Negeri 2 Lintongnihuta Bijak Manfaatkan AI

IMG-20260814-WA0026

 

Lintongnihuta – Jumat 14 Agustus 2026. Putrabhayangkara.id

Kepolisian Resor (Polres) Humbang Hasundutan melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) memberikan edukasi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kepada siswa-siswi SMA Negeri 2 Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Humbang Hasundutan dalam meningkatkan literasi digital generasi muda, khususnya kalangan pelajar, agar mampu memahami perkembangan teknologi kecerdasan buatan sekaligus menggunakannya secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., melalui Kabag SDM AKP Iman A. Ginting, S.H., M.H., mengatakan edukasi Paham AI ditujukan untuk membangun pemahaman pelajar mengenai penggunaan teknologi secara tepat guna.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin cepat perlu diikuti dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Pelajar tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus memahami manfaat, batasan, etika, serta tanggung jawab dalam pemanfaatannya.

“Kami ingin generasi muda, khususnya para pelajar, dapat memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar AKP Iman.

Ia menjelaskan, teknologi kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung proses pembelajaran, pengembangan kreativitas, peningkatan pengetahuan, hingga pengembangan potensi diri.

Namun demikian, pemanfaatan teknologi tersebut harus tetap berada dalam koridor etika dan tidak digunakan untuk aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Teknologi harus digunakan untuk mendukung kreativitas, menambah pengetahuan, dan meningkatkan prestasi, bukan untuk hal-hal yang merugikan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh personel Polres Humbang Hasundutan dilibatkan sebagai tim edukator. Para siswa mengikuti materi dengan didampingi guru SMA Negeri 2 Lintongnihuta.

Selain memperoleh materi dari trainer Paham AI, peserta juga mendapatkan pendampingan secara langsung untuk melakukan proses login dan mengakses platform pembelajaran Senopati Academy.

Pendampingan tersebut dilakukan agar para siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mengetahui cara mengakses sarana pembelajaran digital yang dapat digunakan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Ketua tim trainer Polres Humbang Hasundutan, Ipda Ferry, menyampaikan bahwa perkembangan AI yang berlangsung pesat harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital sejak usia sekolah.

Menurutnya, edukasi kepada pelajar merupakan langkah penting untuk membentuk kemampuan generasi muda dalam menghadapi perubahan teknologi sekaligus mencegah penggunaan teknologi secara tidak bertanggung jawab.

“Edukasi ini merupakan investasi pengetahuan bagi para pelajar. Kami berharap adik-adik mampu menggunakan AI untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan prestasi, sekaligus memahami etika serta tanggung jawab di ruang digital,” ungkap Ipda Ferry.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti sesi tanya jawab dengan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait materi AI yang belum mereka pahami.

Sesi interaktif tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh penjelasan lebih konkret mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan, terutama dalam kaitannya dengan kebutuhan pembelajaran dan aktivitas sehari-hari.

Dari perspektif keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kegiatan tersebut juga memiliki dimensi preventif. Pemahaman literasi digital dinilai penting untuk membangun kesadaran pelajar dalam menghadapi berbagai dinamika di ruang digital yang terus berkembang.

Penggunaan AI tanpa pemahaman dan kontrol yang memadai dapat menimbulkan persoalan, termasuk penyalahgunaan teknologi, penyebaran informasi yang tidak benar, pelanggaran etika, hingga penggunaan teknologi untuk aktivitas yang merugikan.

Karena itu, edukasi sejak dini menjadi salah satu langkah untuk mendorong pelajar agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pengguna yang kritis, bertanggung jawab, dan beretika.

Melalui kegiatan edukasi Paham AI tersebut, Polres Humbang Hasundutan menunjukkan komitmennya untuk turut berperan dalam meningkatkan literasi teknologi di kalangan generasi muda.

Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk pemahaman bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, harus ditempatkan sebagai instrumen untuk mendukung pendidikan, kreativitas, produktivitas, dan peningkatan prestasi, dengan tetap menjunjung tinggi etika serta tanggung jawab di ruang digital.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *