Tak Sekadar Menjaga Kamtibmas, Kapolres Kubu Raya Bantu Pesantren dengan Tandon 2.000 Liter
KUBU RAYA – Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar. Bagi para santriwati di Pondok Pesantren Hidayat Mubtadia’at, Parit H. Ali, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas mereka setiap hari.
Melihat kebutuhan tersebut, Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia memberikan bantuan satu unit tandon air berkapasitas 2.000 liter untuk menunjang kebutuhan air bersih di lingkungan pondok pesantren.
Bantuan diserahkan melalui Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril dan diterima langsung oleh Ustaz Kholil, Kamis (13/8/26).
Bantuan itu mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi lingkungan pesantren, keberadaan tempat penampungan air dengan kapasitas besar dapat memberikan manfaat langsung bagi aktivitas para santriwati.
Lebih dari sekadar bantuan fasilitas, langkah tersebut menunjukkan bagaimana kepolisian berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kepedulian yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.
Polisi Tak Hanya Hadir Saat Penegakan Hukum
Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasat Reskrim AKP Ambril mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan keagamaan.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan menjaga keamanan. Membangun kedekatan dengan masyarakat juga menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan ketika masyarakat membutuhkan pelayanan maupun penegakan hukum. Kami juga ingin hadir melihat kebutuhan masyarakat secara langsung. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap manfaatnya bisa dirasakan oleh para santriwati dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Ambril.
Kapolres menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, hubungan antara kepolisian dan pesantren perlu dibangun melalui komunikasi dan kepedulian yang berkelanjutan.
“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda. Bapak Kapolres Kubu Raya berharap hubungan baik ini terus terjalin. Kepolisian bersama masyarakat harus bisa menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.
Pesantren Sambut Baik Kepedulian Kapolres
Ustaz Kholil menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia atas perhatian yang diberikan kepada Pondok Pesantren Hidayat Mubtadia’at.
Ia mengatakan, bantuan tandon berkapasitas 2.000 liter tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan air bersih para santriwati.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada pondok pesantren kami. Bantuan ini sangat berarti dan insyaallah akan memberikan manfaat bagi kebutuhan air bersih para santriwati,” ujar Ustaz Kholil.
Ia berharap kepedulian tersebut dapat menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara kepolisian dan pondok pesantren.
Menurutnya, kolaborasi kedua pihak tidak hanya bermanfaat untuk mendukung kebutuhan lingkungan pesantren, tetapi juga dapat memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berharap kepedulian dan sinergi seperti ini terus berlanjut. Pondok pesantren dan kepolisian dapat berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang baik, memberikan rasa aman kepada para santri, serta bersama-sama menjaga kamtibmas,” katanya.
Bantuan tandon air tersebut pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah fasilitas penampungan air. Di dalamnya ada pesan tentang bagaimana kepolisian membangun kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan yang sederhana, tetapi manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Kepedulian semacam ini juga menjadi ruang untuk memperkuat kepercayaan antara polisi dan masyarakat. Sebab, menjaga kamtibmas tidak selalu dimulai dari penindakan, tetapi juga dari komunikasi, kepedulian, dan kemauan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Dari Pondok Pesantren Hidayat Mubtadia’at, sinergi itu diharapkan terus tumbuh. Polisi dan pesantren berjalan bersama, bukan hanya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, tetapi juga membangun generasi muda dalam suasana yang kondusif dan penuh kepedulian.(Sabirin)
