45 Adegan Rekonstruksi, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Remaja di Nabire
NABIRE, Putrabhayangkara.id – Polres Nabire menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan seorang remaja yang terjadi di Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat. Sebanyak 45 adegan diperagakan untuk mengurai rangkaian peristiwa sekaligus mencocokkannya dengan keterangan para saksi dan alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik, Senin (10/8/2026).
Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., CPHR., mengatakan rekonstruksi merupakan bagian penting dalam proses penyidikan untuk memastikan kesesuaian antara fakta yang ditemukan di lapangan dengan keterangan yang telah diperoleh penyidik.
“Rangkaian fakta sedang dianalisis penyidik berkaitan dengan unsur rencana terlebih dahulu. Namun, kesimpulan hukum tidak hanya didasarkan pada hasil rekonstruksi, tetapi pada keseluruhan alat bukti yang telah kami kumpulkan,” ujar Samuel.
Dalam proses tersebut, penyidik turut mendalami kapan munculnya niat dan bagaimana tahapan persiapan sebelum peristiwa terjadi. Rekonstruksi dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai rangkaian kejadian sebelum, saat, hingga setelah dugaan pembunuhan.
Perkara ini melibatkan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Karena itu, polisi belum membuka secara rinci seluruh rangkaian 45 adegan maupun alat bukti tertentu yang diperagakan dalam rekonstruksi kepada publik.
Penyidik masih melakukan pendalaman dan mencocokkan setiap fakta dengan keterangan saksi serta alat bukti lainnya. Seluruh hasil rekonstruksi nantinya akan menjadi bagian dari bahan evaluasi sebelum penyidik menentukan langkah dan kesimpulan hukum dalam perkara tersebut.
Polres Nabire menegaskan proses penyidikan masih berjalan. Penentuan status hukum perkara akan dilakukan berdasarkan keseluruhan fakta dan alat bukti yang diperoleh, bukan semata-mata berdasarkan hasil rekonstruksi.
MPB ABIRAYANTI
