Agustus 14, 2026

Kapolres Nabire Ajak Warga Jaga Kondusivitas Jelang Aksi SIMAPITOWA

IMG-20260809-WA0025

Nabire, Putrabhayangkara.id – Menjelang aksi penyampaian aspirasi yang akan dilakukan kelompok masyarakat SIMAPITOWA pada Senin (10/8/2026), Polres Nabire menggelar Apel Kesiapan Pengamanan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Brimob, dan Satpol PP. Sebanyak 593 personel disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., CPHR menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi, sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat umum yang tetap beraktivitas seperti biasa.

“Kami siap memberikan pelayanan dan pengamanan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur yang berlaku. Hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi harus dihormati, namun keamanan dan ketertiban bersama juga harus tetap dijaga,” ujar Kapolres usai apel kesiapan di Mako Polres Nabire, Minggu (9/8/2026).

Menurut Kapolres, hasil koordinasi dengan Ketua SIMAPITOWA Fabianus Tebai menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjaga situasi tetap damai selama kegiatan berlangsung. Para peserta aksi diimbau tidak mengonsumsi minuman keras, tidak membawa atribut yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta tetap menjaga ketertiban selama penyampaian aspirasi.

Polres Nabire juga terus membangun komunikasi intensif dengan para koordinator lapangan dan tokoh masyarakat guna memastikan seluruh proses penyampaian aspirasi berlangsung secara terbuka dan terkoordinasi. Pendekatan dialogis tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai dinamika yang mungkin muncul di lapangan.

Berdasarkan hasil koordinasi terakhir, massa simpatisan direncanakan berkumpul di dua titik, yakni kawasan Hotel Adama dan Pasar Karang, sebelum bergerak menuju Kantor DPR Papua Tengah untuk menyampaikan aspirasi. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak kepolisian bahkan telah menyiapkan sarana transportasi berupa kendaraan truk guna membantu mobilisasi massa secara tertib dan aman.

Kapolres menjelaskan bahwa substansi aspirasi yang akan disampaikan berkaitan dengan keberadaan pos-pos aparat keamanan di sejumlah wilayah serta persoalan aktivitas pertambangan yang menjadi perhatian masyarakat. Meski demikian, ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dan menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, para kepala suku, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Stabilitas daerah adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Kepada masyarakat Nabire secara umum, Kapolres meminta agar tidak terpancing isu-isu yang dapat menimbulkan keresahan. Warga diimbau tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi rekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Selain itu, masyarakat juga diminta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan tindak pidana atau gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 maupun kantor kepolisian terdekat.

Menutup keterangannya, AKBP Samuel Tatiratu mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum penyampaian aspirasi sebagai bagian dari demokrasi yang dewasa, damai, dan bermartabat.

“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun persaudaraan, persatuan, dan kedamaian harus tetap menjadi fondasi utama. Mari kita jaga Nabire sebagai rumah bersama yang aman, nyaman, dan harmonis. Dengan doa, kebersamaan, dan semangat saling menghormati, kita percaya seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan baik demi masa depan Papua Tengah yang lebih damai dan sejahtera,” tutup Kapolres.

MPB ABIRAYANTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *