September 26, 2026

​Unjuk Rasa GPMI-I di Nabire Berjalan Kondusif, 650 Personel Gabungan Disiagakan

IMG-20260723-WA0007

Media Putra Bhayangkara.id, NABIRE (Papua Tengah) – Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan sebanyak 650 personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP untuk mengawal aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh Gabungan Pelajar, Mahasiswa, dan Pemuda Intan Jaya (GPMI-I) pada Kamis (23/7/2026).

​Aksi penyampaian aspirasi tersebut merupakan bentuk respons mahasiswa dan pemuda terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkini di Kabupaten Intan Jaya.

​Massa aksi sempat berkumpul di lima titik strategis di Kabupaten Nabire sebelum menuju Kantor DPR Papua Tengah, yaitu:
​Perempatan Jepara 2
​SP Nabire
​Usomim
​Pasar Karang
​Area RSUD Sriwini
​Untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mencegah potensi gangguan keamanan, kepolisian telah berkoordinasi terlebih dahulu dengan para tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat. Hasilnya, seluruh pihak sepakat tidak melakukan long march.

​Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menegaskan bahwa seluruh proses pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
​Pengamanan ini melibatkan personel gabungan dari:
​Polda Papua Tengah & Polres Nabire
​Satgas ODC & Batalyon A Brimob Nabire
​Satpol PP Kabupaten Nabire
​Unsur TNI (Kodim 1705/Nabire, Lanal Nabire, dan Yonif 753/AVT)
​”Kami tidak pernah melarang penyampaian pendapat di muka umum karena itu adalah hak, namun pelaksanaannya harus tetap memperhatikan stabilitas keamanan daerah,” tegas AKBP Samuel D. Tatiratu.

​Hingga aksi berlangsung, situasi di seluruh wilayah Kabupaten Nabire dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Pihak kepolisian juga telah memfasilitasi perwakilan massa aksi agar dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada pimpinan DPR Papua Tengah.

​Kapolres mengimbau seluruh lapisan masyarakat Nabire untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Jika menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melapor melalui Call Center 110 atau kanal komunikasi resmi Polres Nabire.
(MPB/Kord/PT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *