Bupati Taput Hadiri Pengojakhonon Praeses HKI Distrik II Silindung–Pangaribuan, Perkuat Sinergi Gereja dan Pemerintah
TAPANULI UTARA – Minggu 14 Juni 2026.
Putrabhayangkara.id
Komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah dan gereja kembali ditegaskan dalam kegiatan Pengojakhonon Praeses HKI Distrik II Silindung–Pangaribuan yang berlangsung di Gereja HKI Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, pada Minggu, 14 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama tokoh gereja, para pendeta, jemaat, dan unsur masyarakat.
Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pelayanan Huria Kristen Indonesia (HKI), sekaligus menandai diperkenalkannya secara resmi Pdt. Berton Silaban, S.Th., M.Fil. sebagai Praeses HKI Distrik II Silindung–Pangaribuan periode 2026–2031.
Turut hadir dalam acara tersebut Ephorus HKI Pdt. Dr. Tony Hutagalung, M.Sc, Pendeta Resort HKI Simanungkalit Pdt. Rahel Naomi Simarmata, M.Th., para pendeta, penatua, serta jemaat dari berbagai wilayah pelayanan.
Dalam sambutannya, Ephorus HKI Pdt. Dr. Tony Hutagalung menegaskan bahwa gereja memiliki tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung berbagai program pembangunan pemerintah. Menurutnya, pelayanan gereja tidak dapat dipisahkan dari upaya mewujudkan kesejahteraan umat.
“Gereja siap bersinergi dengan pemerintah dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Tugas gereja bukan hanya menguatkan iman, tetapi juga menghadirkan kasih dan pengabdian yang nyata bagi kehidupan bersama,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan ucapan selamat kepada Pdt. Berton Silaban atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin HKI Distrik II Silindung–Pangaribuan selama lima tahun ke depan.
Bupati berharap kepemimpinan baru tersebut mampu memperkuat pelayanan gereja serta membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Selamat kepada Praeses yang baru. Semoga Tuhan memberikan hikmat, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan sehingga mampu membawa kemajuan bagi HKI Distrik II Silindung–Pangaribuan,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menilai bahwa peran gereja saat ini semakin luas dan strategis. Selain menjalankan pelayanan rohani, gereja juga telah berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta pembentukan karakter masyarakat.
Karena itu, menurutnya, sinergi antara pemerintah dan gereja harus terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Gereja memiliki peran besar dalam membentuk moral dan karakter masyarakat. Pemerintah berharap gereja semakin aktif membina anak-anak dan generasi muda agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.
Bupati juga memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara saat ini memfokuskan pembangunan pada tiga sektor prioritas, yakni peningkatan produktivitas pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, serta pengembangan sektor pariwisata.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan pada ketiga sektor tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.
Ia menilai gereja merupakan mitra strategis yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat melayani.
Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan mewarnai pelaksanaan Pengojakhonon Praeses HKI Distrik II Silindung–Pangaribuan. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara gereja dan pemerintah dalam mendukung pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai iman dan kebersamaan.
Melalui momentum tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara pemerintah dan gereja semakin erat, sehingga mampu bersama-sama mewujudkan Kabupaten Tapanuli Utara yang maju, berbudaya, serta berkelanjutan, dengan masyarakat yang beriman, berkualitas, dan sejahtera.
Diterbitkan Media Putra Bhayangkara ID
( Frish. H. Silaban )
